Rangkaian Jejak Korupsi PT PAL

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan (kanan) didampingi Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyaksikan penyidik memperlihatkan barang bukti melakukan jumpa pers terkait Operasi Tangkap Tangan di PT Penataran Angkatan Laut (PAL) Indonesia di Gedung KPK, Jakarta, 31 Maret 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan (kanan) didampingi Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyaksikan penyidik memperlihatkan barang bukti melakukan jumpa pers terkait Operasi Tangkap Tangan di PT Penataran Angkatan Laut (PAL) Indonesia di Gedung KPK, Jakarta, 31 Maret 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Perilaku buruk manajemen PT PAL Indonesia terulang kembali. Sejak 2011, banyak kasus yang terjadi di perusahaan pelat merah tersebut. Badan Pemeriksa Keuangan pun kerap menyatakan adanya potensi kerugian negara dalam tubuh PT PAL. “Ini titik awal untuk reformasi rektor industri yang kerap disebut rahasia negara dan sulit disentuh KPK,” ujar Direktur Eksekutif Imparsial Al Araf.

    2011
    Kasus: Korupsi pengadaan pelat baja kapal.
    Pelaku:  M. Ramli, Abdul Rahman (supervisi gudang), dan Yani Puspita (rekanan PT PAL) yang masing-masing dijatuhi hukuman 3 tahun penjara.
    Kerugian negara: Rp 2 miliar.

    2012
    Hasil audit BPK: terdapat potensi kerugian negara sebesar Rp 1,13 triliun dan US$ 47 juta dengan jumlah kasus sebanyak 23.

    2013
    Kasus: Korupsi uang diskon demurrage (biaya penyimpanan peti kemas).
    Kerugian: Rp 432.183.700
    Pelaku: Kepala Departemen Perpajakan dan Invoicing PT PAL, Karsijanto.

    2014
    Hasil audit BPK: terdapat potensi kerugian negara sebesar Rp 549.6 miliar, dan US$ 1,2 juta, dengan jumlah kasus sebanyak 66.

    2017
    Suap ke tiga pejabat PT PAL yang dananya ditaksir mencapai Rp 14,4 miliar. Dana itu merupakan kick back dari komitmen fee Ashanti Sales Incorporated, perusahaan perantara, untuk penjualan dua kapal ke Filipina.

    EVAN | PDAT

    Simak:
    Kasus Suap PT PAL, KPK Menelusuri Keterlibatan Pihak Lain
    Kasus Dugaan Suap Kapal PT PAL, KPK Selidiki Broker Lokal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.