Safari Zakir Naik di Makassar, Panitia Siapkan 2 Lokasi Peserta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dr. Zakir Naik, dai asal India, disambut Ketua MPR RI serta melayani pertanyaan wartawan di Gedung Nusantara III, DPR RI, Jakarta, 31 Maret 2017. TEMPO/Aghniadi

    Dr. Zakir Naik, dai asal India, disambut Ketua MPR RI serta melayani pertanyaan wartawan di Gedung Nusantara III, DPR RI, Jakarta, 31 Maret 2017. TEMPO/Aghniadi

    TEMPO.CO, Makassar - Penceramah asal India Zakir Naik dijadwalkan tampil di Baruga AP Pettarani Universitas Hasanuddin, Makassar, pada Senin 10 April 2017 mendatang. Dia akan berceramah bertema Quran and Modern Sains. Ketua Panitia, Muchtar Daeng Lau mengatakan pihaknya telah menyiapkan dua lokasi outdoor dan indoor dalam acara tersebut.

    Hal itu demi mengantisipasi membeludaknya peserta lantaran hanya diberikan kuota 10 ribu orang. "Kita sudah antisipasi kalau kapasitas ruangan tak mencukupi. Kita siapkan tenda outdoor yang dilengkapi layar lebar," kata Muchtar saat jumpa pers, Selasa 4 April 2017.

    Baca : Zakir Naik Malam Ini di Ponorogo, Panitia Undang 40 Ribu Tamu

    Ia memprediksi bahwa jumlah peserta membludak, lantaran warga sangat antusias ingin mendengarkan ceramah langsung Dr. Zakir Naik. Saat ini yang tercatat pendaftar dari berbagai daerah seperti Papu, Manado, Surabaya, Gorontalo, Yogyakarta, Surabaya dan sampai Singapura. Adapun proses pendaftaran via online, namun yang diutamakan dari kalangan non muslim. "Kita siapkan tempat 200 orang untuk non muslim," ucap dia.

    Selain itu, Zakir juga mengutamakan peserta yang bertanya nanti berasal dari non muslim. Namun juga tak mendiskreditkan kalangan muslim. "Kalau bertanya, kata Dr Zakir Naik, alangkah baiknya dari non muslim. Ini untuk memudahkan tanya jawab antar muslim dan non muslim," tutur Muchtar.

    Simak : Zakir Naik Akan Undang 1000 Orang Non-Muslim Bekasi Jadi Tamu Spesial

    Menurut dia saat ini yang sudah mendaftar 9 ribu lebih orang dari berbagai kalangan. Namun, lanjut dia, masih akan melakukan verifikasi data seperti kartu tanda penduduk dan usia minimal 23 tahun. "Kita sesuaikan dengan tema yang diangkat, jadi peserta harus dewasa," Ketua Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan ini.

    Hingga Selasa, 4 April 2017, persiapan sudah hampir 100 persen, panitia sudah berkoordinasi dengan kepolisian, TNI dan pihak kampus Unhas.

    DIDIT HARYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.