Netty: Orang Tua Harus Lindungi Anak dari Kekerasan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Netty: Orang Tua Harus Lindungi Anak dari Kekerasan

    Netty: Orang Tua Harus Lindungi Anak dari Kekerasan

    INFO JABAR - Setiap hari, 300 perempuan dan anak jadi korban kejahatan seksual. Melindungi anak-anak yang rentan menjadi korban kekerasan, baik fisik maupun seksual, menjadi tugas orang tua. Apalagi dewasa ini sedang marak kasus penculikan anak.

    Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menyatakan hal itu dalam acara parents gathering dengan tema “Mendidik Anak dengan Cinta” di Gedung Islamic Center, Ciamis, Senin, 3 April 2017.

    “Tingginya angka kejahatan pada anak menjadi bukti bahwa ruang aman bagi anak-anak semakin terbatas dan terdesak,” kata Netty. Menurut dia, hal ini diperparah dengan tidak siapnya mayoritas orang tua menjadi orang tua, terutama mereka yang menjadi korban pernikahan dini (child marriage).

    Selain itu, sebagian besar orang tua sekarang lebih mengutamakan hukuman (punishment), sehingga anak cenderung takut kepada orang tua. Menurut Netty, sikap orang tua tersebut memunculkan fenomena bored, lonely, angry, stressed, tired (BLAST) pada anak. “Ini akan menyebabkan anak kehilangan kepercayaan kepada orang tua dan keluarganya, lalu mencari kenyamanan lain di luar rumah, menjadi tidak berprestasi, dan terpengaruh oleh arus zaman, seperti narkoba dan pergaulan bebas,” ujarnya.

    Untuk menghindari dampak fenomena BLAST, Netty mengimbau para orang tua dapat membangun ruang aman di keluarga. Caranya dengan menjadi orang tua yang kompak dan harmonis, menyayangi sepenuh hati, dan banyak mendengar. "Kita punya dua telinga dan satu mulut, agar kita lebih banyak mendengar daripada berbicara," kata Netty.

    Orang tua juga harus menjadi sahabat bagi anak dan mengikuti setiap tumbuh kembang anak, terutama saat anak mengalami menstruasi atau mimpi basah. "Jangan lantas memberi nama yang benar pada alat reproduksi saja tidak bisa, apalagi menjelaskan perubahan hormon yang pasti dialami anak yang beranjak dewasa," ucap Netty.

    Sependapat dengan Netty, Bupati Ciamis Iing Syam Arifin mengatakan orang tua harus dibekali pemahaman tentang perlindungan anak, terutama bagi para ibu, karena ibu-lah yang paling banyak diandalkan oleh anak. "Perlindungan anak sebagian besar ada di tangan ibu, termasuk pendidikannya," kata Iing. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kecelakaan Tol Cipali Dipicu Bus yang Supirnya Diserang Penumpang

    Kecelakanan Tol Cipali melibatkan empat kendaraan beruntun di kilometer 150, Senin dinihari, 17 Juni 2019 dipicu serangan penumpang pada supir.