Kasus Makar, Polisi Panggil Tommy Soeharto Telusuri Aliran Dana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto mendatangi Kantor Wilayah Wajib Pajak Besar Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, 15 September 2016. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto mendatangi Kantor Wilayah Wajib Pajak Besar Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, 15 September 2016. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.COJakarta - Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan ulang pemeriksaan putra mantan Presiden Soeharto, Tommy Soeharto, guna menelusuri dugaan aliran dana terkait dengan upaya makar.

    "Kita akan cek apa ada aliran dana dari TS (Tommy Soeharto) ke SCC (Solidaritas Sahabat Cendana)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Selasa, 4 April 2017.

    Baca: Ketua MUI: Tunggu Bukti Polisi Soal Dugaan Makar Al Khaththtath

    Argo belum dapat memastikan informasi aliran dana Tommy Soeharto itu karena polisi harus mengkonfirmasi. Dia menuturkan penyidik kepolisian akan mengagendakan kembali jadwal pemeriksaan Tommy karena tidak memenuhi pemanggilan pertama.

    Sebelumnya, polisi menjadwalkan pemeriksaan Tommy sebagai saksi pada Jumat, 31 Maret 2017, tapi dia tidak memenuhi panggilan.

    Pemeriksaan Tommy diduga terkait dengan aliran dana aksi untuk pemufakatan jahat atau upaya makar terhadap pemerintah yang sah.

    Simak juga: Kasus E-KTP, Jafar Hafsah Akui Terima Duit Rp 1 Miliar dari Nazaruddin

    Polisi berencana mengklarifikasi informasi itu kepada Tommy, yang terindikasi berhubungan dengan salah satu tersangka upaya makar, Firza Husein. Penyidik menetapkan tersangka terhadap Firza Husein yang diduga berperan sebagai pengumpul dana untuk kegiatan yang terindikasi terkait dengan upaya pemufakatan jahat.

    ANTARA

    Video Terkait:
    Diperiksa Terkait Makar, Hatta Taliwang: Ngobrol soal Catur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.