Korban Lumpur Lapindo Bangun Rumah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Sidoarjo:Korban lumpur Lapindo Brantas dari Desa Besuki, Jabon, mulai membangun rumah di sebelah selatan tanggul Kali Porong.Mereka nekat membangun rumah di area tanah milik Dinas Pengairan Provinsi Jawa Timur lantaran uang kontrak rumah Rp 5 juta dari Lapindo tidak cukup."Harga sewa rumah naik 3 kali lipat atau Rp 4 juta per tahun. Uang dari Lapindo tidak cukup,” ujar Subakir, korban lumpur, Selasa.Rumah semi permanen yang didirkan warga berjajar dengan ukuran bervariasi antara 8 x 10 meter persegi dan 9 x 12 meter persegi. Untuk memperkuat bangunan, pondasi dari batubata juga dibuat khusus dibawah tembok yang terbuat dari anyaman bambu. Biaya rumah per unit sekitar Rp 7 juta.Pengerjaan rumah dilakukan dengan cara bergotong royong antarwarga yang berada di daerah tersebut. “Kalau tidak gotong royong rumah sulit bisa berdiri," Siwahyudi, salah seorang warga.Rohman Taufiq

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.