Plang Celotehan sebagai Reward dari Pemkab Purwakarta

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plang Celotehan sebagai Reward dari Pemkab Purwakarta

    Plang Celotehan sebagai Reward dari Pemkab Purwakarta

    INFO PURWAKARTA - Pemandangan baru yang menarik dapat ditemukan di Purwakarta, Jawa Barat. Pada setiap tiang lampu penerangan jalan umum yang berjejer di sepanjang sisi trotoar dipasang hiasan foto dan celoteh anak-anak pintar, mulai tingkat SD hingga SMA dan sederajat. Mereka tampak "imut-imut", dan celoteh lewat tulisan yang disampaikannya pun beragam. Sebut saja memuji kotanya yang bersih, berucap selamat datang kepada tetamu, ihwal bakti kepada orang tua, mencintai ilmu, termasuk celotehan bernada jenaka dan menginspirasi.

    Dalam plang itu tertulis celotehan pesan seperti Selamat Datang di Purwakarta, Purwakarta Sehat, Purwakarta Juara, Dahar Bareng di Sakola, Purwakarta Kota Tertib, Taman Sribaduga Wow Keren, Kuring Pasti Bisa, Purwakarta Hebat, dan lain-lain. Pesan yang disampaikan menggunakan bahasa Sunda dan bahasa Indonesia. Isinya singkat, padat, lugas, dan jelas. Adapun plang berukuran 50 x 60 sentimeter itu dipasang di setiap bagian tengah tiang lampu penerangan jalan umum.

    “Ide dasarnya adalah keinginan memberikan reward kepada anak-anak pelajar berprestasi dalam bidang apa saja," ujar Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Senin, 3 Maret 2017. Dalam program yang diprakarsai Dedi ini, mereka diminta berceloteh sesuai dengan keinginan hatinya dan disampaikan secara spontan. Termasuk foto yang diunggah di plang itu, juga sesuai dengan keinginan mereka.

    “Jadi itu murni hasil kreativitas anak-anak. Gurunya hanya sebatas menorehkannya di plang yang sudah disiapkan,” ucap Dedi. Hasil kreativitas anak-anak tersebut ternyata mendapat sambutan luar biasa, baik dari warga Purwakarta maupun wisatawan yang datang ke Purwakarta. Plang celotehan itu merupakan sesuatu yang unik dan baru, yang belum ada di daerah lain.

    Awalnya, plang celotehan anak-anak berprestasi tersebut hanya dipasang di ruas-ruas jalan protokol perkotaan, tapi, karena banyak yang menyukainya, pemasangannya akan dilakukan sampai ke ruas jalur luar kota. Bahkan ke depan mungkin sampai ke daerah perbatasan.

    "Di ruas jalur Sadang-gerbang tol Cikopo pun akan kami pasangi," ujar Dedi. Menurut dia, dari hal kecil seperti itulah kreativitas dan karakter anak-anak pelajar bisa dibangun dan disalurkan. Hasilnya, berbuah kebanggaan. “Ya, bangga banget jadi foto model di plang celotehan itu," ujar Manila Amelia Puteri, pelajar berprestasi dari SDN 1 Citalang, yang menuliskan celotehannya dalam dua kata yang berbunyi "Purwakarta Juara".

    Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purwakarta Purwanto mengaku tak sembarangan meloloskan isi hati anak-anak pelajar yang kreatif itu ke plang celotehan itu. “Kami melakukan seleksi secara ketat supaya isi celotehan yang disampaikan anak-anak tersebut, meski pun temanya bebas, tidak narsis,” katanya. Ia mengaku masih terus melakukan seleksi untuk memenuhi kebutuhan kreativitas anak-anak yang akan dipajang di plang celotehan tersebut. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.