NU Gelar Istigasah Kubro Bertema 'Mengetuk Pintu Langit, Menggapai Nurulloh'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Supri

    REUTERS/Supri

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur akan menggelar istigasah kubro di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Ahad, 9 April 2017. Istigasah bertema “Mengetuk Pintu Langit, Menggapai Nurulloh” ini bertujuan mengawal dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    "Selain untuk keselamatan bangsa, tujuan utama acara istigasah kubro ini adalah mengawal dan mempertahankan NKRI," ucap ketua panitia daerah istigasah kubro yang juga Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sidoarjo, Moh. Kirom, saat dihubungi Tempo, Senin, 3 April 2017.

    Baca: Said Aqil: Meski Difitnah dan Dicaci, NU Membela NKRI

    Kirom mengatakan acara itu akan dihadiri puluhan kiai dan ratusan ribu warga nahdliyin di seluruh Jawa Timur. "Estimasi kami 300-500 ribu orang akan hadir." Selain itu, ujar dia, kegiatan tersebut akan dihadiri Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. "Kabar terakhir, Kapolri dan Panglima TNI juga akan datang."

    Menurut dia, acara ini akan dimulai dengan salawat pada pukul 05.30 WIB yang dipimpin Habib Umar Assegaf dari Pasuruan. Setengah jam kemudian, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Timur KH Hasan Mutawakkil Alallah dan Rais Aam Pengurus Besar NU KH Ma’ruf Amin.

    Simak: Apel Bela Negara: Sampai Kiamat NU Dukung NKRI

    Untuk memperlancar jalannya acara mengingat peserta yang hadir mencapai ratusan ribu, panitia berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Kota Sidoarjo, Dinas Perhubungan Sidoarjo, Satuan Polisi Pamong Praja Sidoarjo, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, serta sejumlah pihak terkait lain.

    Panitia juga mempersiapkan fasilitas di luar stadion untuk mengantisipasi membeludaknya jemaah yang hadir. Selain itu, panitia akan menutup dan mensterilkan jalan menuju stadion. "Semuanya sudah kami koordinasikan untuk kesuksesan acara ini," tuturnya.

    NUR HADI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro Kontra Kemendikbud Menerapkan Zonasi Sekolah pada PPDB 2019

    Zonasi sekolah di PPDB yang diterapkan Kemendikbud memicu pro dan kontra. Banyak orang tua menganggap sistem ini tak adil dan merugikan calon siswa