Ayah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Meninggal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) saat berada diruang tunggu sebelum dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik di gedung KPK, Jakarta, 7 Desember 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) saat berada diruang tunggu sebelum dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik di gedung KPK, Jakarta, 7 Desember 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ayah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Parmuji, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Sardjito Yogyakarta, Senin, 3 April 2017, pukul 09.15. Adik-adik Ganjar mendampingi ayah mereka saat mengembuskan napas terakhir.

    Trisno Heru Nugroho, Kepala Bidang Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP dr Sardjito, menuturkan Parmuji telah dirawat selama 40 hari sejak dirujuk dari RSUD Purworejo pada 21 Februari 2017.

    "Karena komplikasi," ujar Trisno di sela pengecekan jenazah almarhum di ruang jenazah RSUP dr Sardjito, Senin.

    Dari pantauan Tempo, Gubernur Ganjar tidak tampak di rumah sakit sejak almarhum ayahnya disemayamkan di ruang jenazah hingga ambulans yang akan membawanya ke Kutoarjo tiba. Menurut Heru, Ganjar kabarnya langsung menuju ke rumah duka di Kutoarjo.

    Sebelum dibawa ke Kutoarjo, sejumlah kerabat dan anggota keluarga Keraton Yogyakarta melayat ke rumah sakit. Adik ipar Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Bendoro Pangeran Hario Yudhaningrat, yang ikut menunggu di ruang jenazah ayah Ganjar, menuturkan turut berduka dan berharap keluarga bisa tabah.

    "Saya memang dekat dengan keluarga besar Mas Ganjar, terutama kakaknya, karena sama-sama hobi berkuda jadi sering silaturahmi," ujar Yudha.

    Namun Yudha yang juga menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah DIY itu tak mengetahui apakah Sultan HB X akan turut datang melayat.

    PRIBADI WICAKSONO

    Simak:
    Sejumlah Tokoh Ikut Berduka Atas Meninggalnya Ahmad Taufik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.