Razia Tempat Hiburan, BNN Ciduk 50 Pengunjung Pengguna Narkoba

Reporter

Razia tempat hiburan malam di Kota Bengkulu oleh BNNP Bengkulu, 8 orang terjaring dan positif pengguna narkoba. TEMPO/Phesi Ester Julikawati

TEMPO.CO, Pekanbaru -Badan Narkotika Nasional  atau BNN Provinsi Riau menggelar razia pemberantasan narkoba di sejumlah tempat hiburan malam di Pekanbaru, Riau, Minggu dinihari, 2 April 2017. Petugas berhasil menjaring 50 pengunjung positif pengguna narkoba.

Pemakai narkoba kebanyakan dari kalangan pengunjung perempuan. "21 pria dan 29 wanita," kata Kepala BNN Riau Brigadir Jenderal Wahyu Hidayat, Minggu, 2 April 2017.

Baca juga:

Gelar Razia Di Tempat Hiburan Malam, BNN Temukan ...

BNN Riau menurunkan dua tim gabugan sekaligus bersama Personel Polda Riau dan TNI. pantauan Tempo, petugas menyasar sepuluh tempat hiburan malam dan karaouke seperti Grand Centeral, Terminal 8, Star City, SP Club, RP Club Grand Elite, CE 7, Permata, SKA Idola, Furaya dan Dragon.

Kedatangan petugas membuat kaget pengunjung. Petugas meminta pengunjung memperlihatkan kartu identitas serta melakukan pemeriksaan urine di lokasi. Hasilnya, 21 pria serta 29 wanita dinyatakan positif narkoba. Kebanyakan para pemakai berasal dari kalangan muda.

Baca pula:

BNN Tangkap Dua Kurir 32 Kilogram Sabu, Satu Tewas

Baik itu mahasiswa, pelajar maupun pekerja swasta. Bahkan, petugas menemukan tiga orang anak perempuan dibawah umur berusia 12 hingga 17 tahun di sebuah klub malam SP club yang positif narkoba.

Temuan anak dibawah umur di club malam itu cukup membuat kaget petugas. anak yang rata-rata masih duduk di bangku SMP itu mengaku hanya mengikuti ajakan temannya clubing. Mereka mengakui turut serta mengkonsumsi narkoba.  "Iya, tadi nekan satu, dikasih teman," ujar NR dengan nada Polos.

Selain kalangan muda, petugas juga menemukan mantan bupati salah satu daerah di Riau tengah karaoke ditemani dua wanita di Grand Central. Namun saat dilakukan tes urine, mantan pejabat itu dinyatakan negatif. "Dia hanya menghilangkan kejenuhan saja," ucap Wahyu.

Sebanyak 50 pengunjung yang terjaring petugas itu kemudian digiring petugas ke Kantor BNN Riau, di Pekanbaru.

Wahyu mengatakan, pengunjung yang diamankan petugas nantinya bakal menjalankan asessment di BNN untuk pengungkapan kasus lebih lanjut. Dari Asessment ini kata dia, BNN akan melakukan pembinaan dalam rangka pencegahan pengguna dan peredaran narkoba. "Untuk anak dibawah umur tetap akan diasessment, dan dikenakan wajib lapor," ujarnya.

RIYAN NOFITRA






Kasus Sabu AKBP Dody Prawiranegara dan Irjen Teddy Minahasa Mulai Disidang di PN Jakbar Hari Ini

17 menit lalu

Kasus Sabu AKBP Dody Prawiranegara dan Irjen Teddy Minahasa Mulai Disidang di PN Jakbar Hari Ini

Kasus penjualan sabu yang melibatkan AKBP Dody Prawiranegara dan Irjen Teddy Minahasa mulai disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat hari ini.


Berkas Teddy Minahasa Cs Sudah Diserahkan ke PN Jakbar, Sidang Mulai Digelar 2 Februari

5 hari lalu

Berkas Teddy Minahasa Cs Sudah Diserahkan ke PN Jakbar, Sidang Mulai Digelar 2 Februari

Kejaksaan Negeri Jakarta Barat telah menyerahkan berkas perkara kasus sabu Irjen Teddy Minahasa ke PN Jakarta Barat. Sidang digelar 2 Februari 2023.


Mantan Kepala Keamanan Meksiko Kongkalikong dengan Gembong Narkoba El Chapo

7 hari lalu

Mantan Kepala Keamanan Meksiko Kongkalikong dengan Gembong Narkoba El Chapo

Mantan Kepala Keamanan Masyarakat di Meksiko Genaro Garca Luna dituduh menerima uang suap dari kartel narkoba kelas kakap, El Chapo


Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

8 hari lalu

Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

Densus 88 menyebut terduga teroris yang ditangkap di Sleman direkrut oleh teman satu selnya di LP Nusakambangan.


ABK di Tambora Tidur di Pohon karena Pakai Sabu, Diduga Pertama Coba Narkoba

9 hari lalu

ABK di Tambora Tidur di Pohon karena Pakai Sabu, Diduga Pertama Coba Narkoba

MRS diduga isap sabu, baru sekali pakai narkoba.


Pengusaha Vape Minta Polisi Tegas ke Pembuat Liquid Vape Sabu

11 hari lalu

Pengusaha Vape Minta Polisi Tegas ke Pembuat Liquid Vape Sabu

Pengusaha vape menilai kasus liquid vape mengandung sabu ini bukan karena produk vapenya, tapi akibat ulah individu di lapangan.


Polisi Telusuri Aliran Pencucian Uang Kasus Narkoba Teddy Minahasa dan Alex Bonpis

12 hari lalu

Polisi Telusuri Aliran Pencucian Uang Kasus Narkoba Teddy Minahasa dan Alex Bonpis

Polda Metro Jaya melacak alur transaksi pencucian uang yang diduga melibatkan Inspektur Jenderal Teddy Minahasa


Dua Buron Kasus Liquid Vape Sabu di Jakbar Diduga Punya Peran Penting

12 hari lalu

Dua Buron Kasus Liquid Vape Sabu di Jakbar Diduga Punya Peran Penting

Dua pelaku kasus liquid vape mengandung sabu yang kini buron terlibat langsung dalam proses produksi hingga soal impor bahan baku dari luar negeri.


Kombes Yulius Diduga Sudah 2 Kali Konsumsi Sabu, Polisi Sebut sebagai Pengguna

12 hari lalu

Kombes Yulius Diduga Sudah 2 Kali Konsumsi Sabu, Polisi Sebut sebagai Pengguna

Polisi menyatakan Kombes Yulius Bambang Karyanto setidaknya sudah dua kali mengonsumsi sabu. Disebut sebagai pengguna dan bukan pengedar.


Raja Narkoba El Chapo Tersiksa Batin di Penjara AS, Kirim SOS ke Presiden Meksiko

12 hari lalu

Raja Narkoba El Chapo Tersiksa Batin di Penjara AS, Kirim SOS ke Presiden Meksiko

El Chapo yang merupakan raja narkoba sadis Meksiko mengirim surat SOS ke presiden. Dia mengaku menderita tekanan mental di penjara AS. Apa sebabnya?