Proyek Tol Pejagan-Pemalang Terhambat Pembebasan Lahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja dan alat berat menyelesaikan pembangunan jalan Tol Pejagan-Pemalang di Brebes, Jawa Tengah, 5 Juli 2015. Pembangunan dikebut agar dapat dilalui mobil pribadi pada saat mudil Lebaran. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Pekerja dan alat berat menyelesaikan pembangunan jalan Tol Pejagan-Pemalang di Brebes, Jawa Tengah, 5 Juli 2015. Pembangunan dikebut agar dapat dilalui mobil pribadi pada saat mudil Lebaran. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Tegal - Jalan tol Pejagan-Pemalang ditargetkan beroperasi pada musim mudik lebaran tahun 2017 ini. Namun, hingga kini proses pembangunan tol sepanjang 37 kilometer tersebut masih terkendala pembebasan lahan.

    Manajer Pengadaan Lahan PT Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR), Wahyu Sukmana, mengungkapkan saat ini pembebasan lahan sudah mencapai 95,5 persen. Rinciannya, di Seksi III ada 97,8 persen, sedangkan di Seksi IV mencapai 98,9 persen. "Masih ada 30 bidang yang belum dibebaskan," ujar dia kepada Tempo. Ahad, 2 April 2017.

    Baca juga: Jokowi Minta Jalan Tol Batang-Semarang Bisa Dipakai Lebaran 2017

    Di Seksi III (Brebes Timur-Tegal), dari kebutuhan luas lahan 76,93 hektare, yang belum bebas seluas 1,64 hektare. Di Seksi Tegal-Pemalang, lahan yang belum terbebas seluas 2,10 hektare dari total kebutuhan 174,65 hektare.

    Menurut dia, dari seluruh bidang yang belum bebas tersebut, 10 di antaranya merupakan tanah wakaf. Adapun yang saat ini sedang dalam proses kasasi ada 7 bidang. Lalu lima bidang sedang dalam proses konsinyasi. "Sisanya sedang dalam proses validasi atau persiapan pembayaran," kata dia.

    Pimpinan Proyek Tol Pejagan-Pemalang, Mulya Setiawan, mengatakan saat arus mudik nanti, ditargetkan progres pembangunan ditargetkan mencapai 50 persen. "Saat ini baru 35 persen. Nanti saat mudik 50 persen, dengan kondisi jalan sudah ada lantai kerja (beton lapis pertama)," kata Mulya Setiawan, Ahad, 2 April 2017.

    Simak pula: Lebaran, Tiga Ruas Tol Trans Sumatera Sudah Bisa Dilalui

    Mulya menuturkan, saat musim mudik nanti, jalan Tol Pejagan-Pemalang sesi III dan IV ini akan dibuat dengan lebar 7 meter, dan hanya digunakan satu lajur. Saat arus mudik dari Barat ke timur, dan sebaliknya juika arus balik. Jalan tersebut beroperasi hanya siang hari. “Kalau malam belum bisa digunakan karena belum ada penerangan,” katanya. Adapun saat ini, kata dia, di beberapa titik sudah dilakukan pengecoran tahap pertama (lantai dasar).

    Pada 5 kilometer pertama dari Brebes Timur, akan dibangun gerbang pintu tol. Gerbang itu sebagai pengganti pintu keluar di Brebes Timur. Bagi pengendara yang ingin meneruskan perjalanan dari Tol Cipali ke Pemalang (tidak keluar di Brebes Timur), maka pembayaran bisa dilakukan di gerbang tol tersebut. “Jadi pembayaran itu untuk perjalanan dari Tol Cipali ke Brexit. Kalau dari Brexit ke Pemalang tidak bayar alias gratis,” katanya.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.