Jokowi dan MUI Sepakat Kongres Ekonomi Umat Bertema Arus Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Mensesneg Pratikno (kanan) menerima Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin (ketiga kiri) dan panitia Kongres Ekonomi Umat di Istana Merdeka, Jakarta, 31 Maret 2017. ANTARA FOTO

    Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Mensesneg Pratikno (kanan) menerima Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin (ketiga kiri) dan panitia Kongres Ekonomi Umat di Istana Merdeka, Jakarta, 31 Maret 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo membantu mencarikan tema dari Kongres Ekonomi Umat yang akan digelar pada April ini. Hasilnya, disepakati kongres itu akan bertema "Arus Baru Ekonomi Indonesia".

    "(Tema) Arus Baru Ekonomi Indonesia didapat setelah mendapatkan arahan dan gagasan cemerlang dari Presiden Joko Widodo," ujar Ma'ruf usai bertemu Presiden Joko Widodo, Jumat, 31 Maret 2017.

    Baca juga:
    Presiden Jokowi Temui Panitia Kongres Ekonomi Umat

    Sebagaimana telah diberitakan, Kongres Ekonomi Umat MUI rencananya akan digelar pada 22 April ini hingga 24 April. Presiden direncanakan membuka acara yang mengundang hingga 500 peserta dari ormas Islam, instansi pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga pondok pesantren.

    Ma'ruf menjelaskan, ada dasar di balik penentuan tema "Arus Baru Ekonomi Indonesia" tersebut. Pertama, karena kongres ekonomi pertama dari MUI ini bertujuan untuk mendorong gerakan-gerakan ekonomi baru untuk menyatukan potensi ekonomi dari masyarakat kalangan bawah, menengah, maupun atas.

    Baca pula:

    Ma'ruf Amin Bertemu Jokowi saat Aksi 313, Apa yang DIbicarakan

    Alasan kedua, karena Kongres Ekonomi Umat memiliki tujuan memperbaiki keadaan ekonomi nasional dalam rangka menghilangkan kesenjangan di antara pelaku ekonomi pada umumnya maupun khusus. Untuk mencapai hal itu, kata Ma'ruf, diperlukan gagasan-gagasan baru.

    Ketua Panitia Kongres Ekonomi Umat sekaligus Ketua Bidang Ekonomi MUI, Lukmanul Hakim, menambahkan bahwa kata "Arus Baru" dalam tema acara ini juga mengacu pada sinergi antara pemerintah dan kelompok ekonomi. Harapannya, dari adanya sinergi dengan pemerintah, perekonomian Indonesia tak hanya membaik tetapi juga mengurangi kesenjangan.

    "Tadi kami juga berbicara tentang jejaring yang saling menguntungkan antara kelompok-kelompok ekonomi mikro, kecil, maupun menengah dengan kelompok ekonomi yang besar. Bagaimana agar seluruh elemen bangsa bisa menggerakan ekonomi," ujar Lukmanul.

    Ditanyai apa hasil dari Kongres nanti, Lukmanul menjawab hasilnya berupa rekomendasi yang kemudian disampaikan kepada pemerintah.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.