Akitvis FUI Ditangkap Kasus Makar, Ma`ruf Amin: Belum Tahu Persis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sahid  Jakarta (21/03)Foto : Amston Probel (Tempo)

    Ketua Dewan Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sahid Jakarta (21/03)Foto : Amston Probel (Tempo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amin, mengaku belum mendapatkan laporan perihal ditangkapnya sejumlah aktivis dan pimpinan organisasi masyarakat Forum Umat Islam oleh polisi.  

    "Saya belum tahu, jadi belum bisa komen banyak," ujar Ma'ruf saat dicegat awak media di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat, 31 Maret 2017.

    Baca:
    FUI Gelar Aksi 313 Tuntut Ahok Dicopot, Ini Tanggapan Istana
    FUI Gelar Aksi 313, Ma`ruf Amin MUI: Harusnya Tak Perlu Demo Lagi

    Diberitakan sebelumnya, Polisi telah menangkap pemimpin aksi 313 sekaligus Sekretaris Jenderal FUI, Muhammad Al-Khaththath, beserta empat aktivis hari ini. Mereka ditangkap dengan dugaan permufakatan makar. 

    Kabar terakhir, menurut polisi, mereka telah dibawa ke Markas Komando Brigade Mobil, Kelapa Dua, Depok, untuk dimintai keterangan. Selain itu, telepon genggam mereka juga telah disita untuk diperiksa secara digital forensik.

    Baca:
    Aksi 313, NU: Ahok Sedang Disidang, Apalagi yang Dituntut?
    Aksi 313 Digelar, Ini Kata Muhammadiyah

    Kiai Ma'ruf mengatakan, benar atau tidaknya mereka melakukan permufakatan makar belum terbukti. Maka, kata dia, terlalu awal jika mengomentari penangkapan itu. 

    "Apa benar makar? Makarnya seperti apa? Benar nggak itu penangkapannya sesuai ciri-ciri Makar? Saya belum bisa beri komentar karena belum tahu persis," kata Ma'ruf mengakhiri.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.