Dukung Bupati Dedi Jadi Cagub Jabar, Ini Pujian Ustad Solmed

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ustad Solmed. TEMPO/Nurdiansah

    Ustad Solmed. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Purwakarta -  Dai kondang yang kerap muncul di layar kaca, Soleh Mahmoed Nasution alias Solmed, menilai Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, layak menjadi calon Gubernur Jawa Barat dalam pemilihan gubernur  yang akan dihelat medio Juni 2018.

    "Meski pun saya bukan orang Jawa Barat, Kang Dedi (panggilan akrab Dedi Mulyadi) sangat layak menjadi calon gubernur," ujarnya, saat ditemui sejumlah pewarta di hotel Plaza kawasan Kota Bukit Indah (KBI) Purwakarta, Selasa, 28 Maret 2017.

    Penilaian Solmed bukan tanpa alasan. Dedi, kata dia, memiliki kecakapan dalam mengelola persoalan sosial, ekonomi, budaya dan keagamaan di Jawa Barat nantinya. "Indikasinya, sudah dicontohkan Kang Dedi selama memimpin Purwakarta," tuturnya.

    Soal tuduhan miring yang dialamatkan kepada Dedi, Solmet sudah melakukan tabayun atau klarifikasi langsung kepada Dedi. "Misalnya, tudingan bahwa Kang Dedi 'Raja Syirik,' menikah dengan Nyi Borong dan lain-lain, sudah saya klarifikasi langsung. Jawabannya nggak bener dan Kang Dedi berani bersumpah," ungkap Solmed.

    Buat Solmed, jika ada pemimpin yang dituding macam-macam oleh sebagian warganya selalu menjadi ladang amaliah buat dirinya. "Saya dekati dan datangi dan langsung melakukan tabayun. Kan, agama islam juga mengajarkan kita begitu," katanya.

    Kepada umat islam, dia meminta jangan mudah dan asal menuduh dalam sebuah persoalan, baik itu kepada pemimpin mapun individu. Sebab, setiap tuduhan itu harus dibarengi fakta yang konkrit dan harus dibarengi dengan menyodorkan solusinya sekaligus melakukan upaya tabayun.

    Solmed juga mengaku terpesona dengan gaya kepemimpinan Dedi saat melayani warganya yang datang mengadukan permasalahan yang tengah mendera keluarga mereka.

    Terus terang Solmed mengaku tertegun sejenak dan kaget saat melihat cara Dedi memperlakukan rakyatnya. Ia terlihat sangat dekat dengan rakyatnya, meski yang bertamunya itu dari kalangan kurang mampu. "Dia begitu care, menanyakan semua persoalan yang dihadapi tamunya, kemudian menjamurnya makan siang dengan menu steak istimewa," ujarnya.

    Solmed menilai Dedi sebagai figur pemimpin yang sederhana tetapi juga solutif. "Semua persoalan rakyatnya ditanyainya langsung kemudian diberikan jalan keluarnya saat itu juga. Ini luar biasa dan patut ditiru oleh para pemimpin lainnya," kata Solmed.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.