Ceramah di Lima Kota, Zakir Naik Undang Non-Muslim  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima dai asal India Zakir Naik, Sabtu malam, 4 Maret 2017, di rumah dinas Wapres. Foto: Instagram

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima dai asal India Zakir Naik, Sabtu malam, 4 Maret 2017, di rumah dinas Wapres. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Penceramah asal India, Zakir Naik, mengundang warga non-muslim agar datang ke acaranya yang berlangsung di lima kota di Indonesia pada April 2017. Panitia menyiapkan jalur khusus pendaftaran bagi warga non-muslim.

    “Zakir Naik ingin menunjukkan kesalahpahaman non-muslim tentang Islam,” kata staf Hubungan Masyarakat Perkumpulan Zakir Naik Visit Indonesia, Budi Setiawan, di Bandung, 30 Maret 2017. Acara ceramah Zakir terbuka untuk umum.

    Baca:
    Zakir Naik Kuliah Umum di UMY, Kampus Verifikasi Ketat...
    Buntut Twit Zakir Naik, Sido Muncul Tak Perpanjang...

    Ceramah akan digelar bukan di masjid, melainkan tempat umum. “Pendapat non-muslim, dari ceramah Zakir Naik, mereka memahami Islam dengan cara yang mudah,” ujar Budi.

    Ketua panitia acara di Bandung, Rizky Diansyah, mengatakan pendaftaran untuk peserta non-muslim sampai kini masih terbuka. Pendaftaran bisa melalui situs panitia acara, juga melalui jalur peserta umum maupun peserta khusus. “Ada jalur khusus pendaftaran yang tidak melalui registrasi online,” kata Rizky.

    Baca juga:
    E-KTP, KPK Punya Bukti Miryam Ditekan: Saksikan di Pengadilan
    Acara Hari Pers Nasional, Begini Soekarwo Terisak dan Kangen SBY

    Zakir memulai safari ceramahnya dari Bandung pada 2 April 2017. Setelah itu ia berceramah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada 3 April 2017. Pada 4 April di Pondok Pesantren Gontor, kemudian di Bekasi 8 April, serta Makassar 10 April 2017.

    Pendaftar di kota-kota itu, menurut panitia, hingga 7-10 ribu orang. Khusus di Stadion Patriot Bekasi bisa mencapai 40 ribu orang.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.