LHKPN Deddy Mizwar Turun Rp 2 Miliar

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lima Alasan Berpartisipasi di Travel Fair 2017 Bali

    Lima Alasan Berpartisipasi di Travel Fair 2017 Bali

    INFO JABAR - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2016 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung KPK, Rabu, 29 Maret 2017. Deddy mengaku heran, dalam laporan tersebut kekayaannya turun sekitar Rp 2 miliar dibanding 2015.

    "Dari tahun lalu katanya turun. Saya juga enggak tahu kenapa tiba-tiba turun. Ke mana itu?" ujar Deddy sambil tertawa. Di kantor KPK, Deddy diterima dua orang pegawai KPK. Setelah kurang dari 15 menit, Deddy keluar dari ruangan.

    "Sekarang lagi diverifikasi dari yang dilaporkan Rp 36 miliar. Tahun lalu Rp 38 miliar, tapi kok sekarang Rp 36 miliar. Saya enggak tahu ke mana jadinya, mudah-mudahan bermanfaat," kata Deddy.

    Menurut dia, sesuai dengan aturan yang baru, tahun ini para pejabat negara tidak diwajibkan menyerahkan LHKPN. Hal ini karena sistem pelaporan LHKPN akan berbasis online mulai 2018.

    "Walaupun tahun ini katanya tidak wajib karena ada aplikasi baru, secara berkala tiap tahun kita laporkan. Supaya saya juga tahu, oh tahun ini sekian. Jadi tidak ada dusta di antara kita. Setelah bayar pajak, dilaporkan, selesai,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.