Kisruh PAW Partai Demokrat, Ambar Tjahjono Gugat Roy Suryo

Reporter

Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo dikabarkan terlibat percekcokan dengan awak pesawat Garuda mengenai jumlah tas yang dibawanya ke atas kabin pada penerbangan dari Yogyakarta ke Jakarta, 20 Oktober 2013 silam. Namun dari konfirmasi, Menpora mengatakan bukan ia yang melakukannya, melainkan salah satu ajudannya. TEMPO/Jati Mahatmaji

TEMPO.CO, Yogyakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrat Ambar Tjahyono  menggugat Roy Suryo Notodiprojo ke Pengadilan Negeri Sleman. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu dianggap melawan hukum karena banyak tindakannya  yang melukai Ambar.

"Sidang gugatan akan digelar 30 Maret 2017 di Pengadilan Negeri Sleman," kata Pengacara Ambar, M. Irsyad Thamrin, Rabu, 29 Maret 2017.

Mantan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Daerah Istimewa Yogyakarta ini membuat kronologi dasar gugatan itu. Pada 7 November 2016, Ambar Polah, panggilan akrab Ambar,  terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 di daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta.  Namun, dalam perjalanannya, ia diusulkan diberhentikan sebagai anggota Dewan oleh Partai Demokrat.

Baca: Roy Suryo: Pemecatan Ruhut Sitompul Tunggu Momen Tepat

Penghentian itu berdasarkan surat Komisi Pemilihan Umum  Nomor : 618/KPU/XI/2016 tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR/MPR RI dari Partai Demokrat. Ambar melawan pemberhentian itu. Ia mengajukan gugatan pembatalan surat keputusan tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara  Jakarta.

Surat dari KPU ini dia nilai cacat prosedural dan cacat substansi karena tanpa dilengkapi surat keterangan berhalangan tetap dari pihak berwenang seperti  yang disyaratkan oleh Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3).

Gugatan pembatalan terhadap keputusan KPU tentang Pergantian antar waktu ke PTUN Jakarta diajukan pada 7 November 2016.  Selain itu dia juga mengajukan gugatan terhadap Partai Demokrat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat karena PAW Ambar dianggap  tidak transparan dan tidak akuntabel. "Proses gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat masih berjalan," kata Irsyad.

Simak: Acung Jempol ke Hakim, Roy Suryo Diusir dari Sidang Jessica

Dengan dasar itu, kata Irsyad, Presiden harus mempertimbangkan soal PAW yang dinilai cacat hukum tersebut.  Jika PAW tetap dilaksanakan, menurutnya, Presiden  tidak menghormati proses hukum. "Dukungan dari konstituen kepada klien kami masih tinggi, saat ini dia masih dalam proses penyembuhan karena sakit," kata Irsyad.

Menurutnya pada awal terpilihnya Ambar sebagai anggota Dewan, sudah sering diganggu oleh Roy Suryo yang juga petinggi Partai Demokrat. Roy, misalnya, menuduh Ambar  melakukan kecurangan-kecurangan dalam rekapitulasi pemilihan umum sehingga dilaporkan ke Mahkamah Partai Demokrat.

Bahkan, kata Irsyad  ucapan-ucapan yang disampaikan oleh Roy Suryo  dimuat di berbagai media, baik cetak maupun online baik lokal maupun nasional. Ucapan-ucapan tersebut dilakukan secara berulang sehingga terkesan mengarah pembentukan opini publik terhadap pribadi Ambar, baik sebagai anggota DPR  maupun sebagai kader partai politik yang seakan-akan telah melakukan kecurangan dan tidak bekerja dengan baik selaku anggota DPR.

Lihat: Roy Suryo: Kemenpora Kirim Aset Negara Itu ke Rumah Saya

"Perbuatan Roy mengakibatkan kerugian secara imateriil dan materiil, mencoreng nama baik dan berdampak pada kesehatan klien kami. Dia harus menjelaskan hal yang dituduhkan Roy secara terus menerus itu," kata Irsyad.

Roy Suryo yang dihubungi enggan menanggapi gugatan tersebut. Masyarakat, kata dia, bisa menilai dan tahu bagaimana bersikap. "Ha ha ha, saya senyum saja, Mas. Terlalu sayang energi kita bila digunakan menghadapi hal-hal begitu," kata Roy.

MUH SYAIFULLAH






Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

5 hari lalu

Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

Roy Suryo ditahan 20 hari di Rutan Salemba setelah berkasnya selesai tahap II.


Berkas Kasus Roy Suryo Sudah P21, Hari Ini Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

6 hari lalu

Berkas Kasus Roy Suryo Sudah P21, Hari Ini Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

Kejaksaan Tinggi Jakarta menyatakan berkas kasus Roy Suryo sudah P21 atau lengkap. Hari ini tersangka dan barang bukti diserahkan ke Kejaksaan.


Plt Ketua Umum PPP Tawarkan Suharso Monoarfa Posisi Ketua Majelis Pertimbangan

8 hari lalu

Plt Ketua Umum PPP Tawarkan Suharso Monoarfa Posisi Ketua Majelis Pertimbangan

Menurut Arwani, Mardiono dan Suharso membahas ihwal masa depan PPP, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2024.


Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

13 hari lalu

Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

Polres Jakarta Utara melanjutkan proses hukum terhadap kasus dugaan pemerkosaan remaja putri oleh empat orang anak.


Berkas Perkara Masih Diteliti Kejaksaan, Penahanan Roy Suryo Diperpanjang

13 hari lalu

Berkas Perkara Masih Diteliti Kejaksaan, Penahanan Roy Suryo Diperpanjang

Polda Metro Jaya mengatakan berkas perkara milik Roy Suryo, tersangka kasus penistaan agama masih diteliti pihak Kejaksaan.


Penahanan Roy Suryo dalam Kasus Meme Budha Borobudur Mirip Jokowi Diperpanjang Lagi

13 hari lalu

Penahanan Roy Suryo dalam Kasus Meme Budha Borobudur Mirip Jokowi Diperpanjang Lagi

Polda Metro Jaya memperpanjang masa penahanan Roy Suryo perihal kasus penistaan agama meme stupa Candi Borobudur yang diedit mirip wajah Jokowi.


Suharso Monoarfa Disebut Telah Hubungi Plt Ketua Umum PPP Mardiono

22 hari lalu

Suharso Monoarfa Disebut Telah Hubungi Plt Ketua Umum PPP Mardiono

Achmad mengaku tidak mengetahui isi pembicaraan antara Suharso Monoarfa dan Mardiono. Menganggap membawa spirit yang baik.


Fraksi PPP Ganti Tamliha dari Kursi Pimpinan Komisi V DPR

22 hari lalu

Fraksi PPP Ganti Tamliha dari Kursi Pimpinan Komisi V DPR

Sekretaris Fraksi PPP, Achmad Baidowi, menegaskan pencopotan Tamliha tidak berkaitan dengan konflik di internal partainya.


PPP Bantah Dugaan Romahurmuzy Ikut Lengserkan Suharso Monoarfa dari Ketum PPP

23 hari lalu

PPP Bantah Dugaan Romahurmuzy Ikut Lengserkan Suharso Monoarfa dari Ketum PPP

Romy juga disebut mengulik jadwal kepulangan Suharso dari Paris agar proses pencopotannya sebagai Ketua Umum PPP berjalan tanpa kehadiran Suharso.


Staf Khusus Mensesneg Minta Konflik Internal PPP Tak Dikaitkan ke Istana

23 hari lalu

Staf Khusus Mensesneg Minta Konflik Internal PPP Tak Dikaitkan ke Istana

Sejumlah pengamat mensinyalir adanya keterlibatan Istana dalam kisruh internal PPP. Proses pelengseran Suharso dinilai begitu cepat.