BMKG: Sulawesi Utara Diguncang Gempa 5,3 SR, Tak Potensi Tsunami

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa tektonik yang berpusat di laut, mengguncang Sulawesi Utara, Rabu, 29 Maret 2017. Guncangan cukup kuat dirasakan warga di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sangihe, Melonguane, Manado, dan Bitung. Lindu bermagnitudo 5,3 skala richter (SR) tersebut tidak menghasilkan tsunami.

    Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono menyebutkan, gempa terjadi pukul 10.30 . Pusat gempa (episenter) terletak pada koordinat 2,73 LU dan 126,07 BT. "Tepatnya di laut pada jarak 84 kilometer arah timur laut Tagulandang pada kedalaman 117 kilometer," kata Daryono, Rabu, 29 Maret 2017.

    Baca juga:

    Penjelasan Soal Gempa Langka yang Mengguncang ...

    Guncangan yang terasa berskala II versi BMKG atau III-IV MMI. Gempa tersebut termasuk dalam klasifikasi gempa berkedalaman menengah. Penyebabnya aktivitas subduksi lempeng Maluku Utara ke bawah Lempeng Sangihe. "Mengakibatkan terjadinya deformasi atau patahan dengan mekanisme sesar naik," ujarnya.

    Hingga pukul 11.00, hasil pemantauan BMKG tidak mendapatkan adanya aktivitas gempa susulan.

    Hasil pemodelan tsunami yang dilakukan BMKG menunjukkan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Kepada warga di pesisir Kab. Kepulauan Siau Tagulandang dan sekitarnya dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.