SAR Temukan 6 Jenazah Korban Perahu Terbalik di Asmat, Papua

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Lindsay Mackenzie

    AP/Lindsay Mackenzie

    TEMPO.CO, Jayapura -Tim Search And Receu (SAR) gabungan berhasil menemukan enam jenazah dari tujuh orang yang dilaporkan hilang dalam musibah perahu motor terbalik di perairan Asmat, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, Selasa siang, 28 Maret 2017.

    Bupati Asmat Elisa Kambu mengemukakan hal itu berdasarkan laporan dari Tim SAR gabungan, kepada Antara melalui telepon selularnya. "Awalnya Tim SAR menemukan empat jenazah, lalu menemukan lagi dua jenazah," ujar Bupati Elisa Kambu, Selasa, 28 Maret 2017.

    Baca juga: Kapal Terbalik di Sungai Kampar, 2 Penumpang Tewas

    Empat jenazah yang ditemukan lebih dulu yakni Soni, Yola dan Margi. Ketiganya bayi berusia di bawah lima tahun, dan seorang wanita dewasa bernama Lilis Setiawati (26 tahun). Selanjutnya Tim SAR menemukan dua jenazah lagi yang teridentifikasi bernama Stefanus (27) dan Ego (balita). Bupati Kambu memastikan Lilis merupakan guru kontrak yang bertugas di Distrik Safan, Kabupaten Asmat.

    Sementara Stefanus juga merupakan guru yang sebelumnya berstatus kontrak dan kini sudah diangkat menjadi guru Aparatur Sipil Negara (ASN). Seorang guru lainnya bernama Bernard yang sudah berstatus ASN juga ikut dalam perahu motor yang terbalik itu, namun masih dinyatakan hilang di perairan Asmat.

    "Saya prihatin atas meninggalnya tiga guru yang bertugas di Distrik Safan yang merupakan daerah terpencil di Kabupaten Asmat," ujar Kambu.

    Simak pula: Kapal Tenggelam di Labuhan Batu, 7 Orang Tewas

    Lilis, Stefanus, dan Bernard bertugas di sekolah yang berbeda yakni SD YPPK Roh Kudus Bayun dan SD Negeri yang semuanya terletak di Distrik Safan. "Dua jenazah guru yang sudah ditemukan yakni Lilis dan Stefanus akan segera dikirim ke keluarga masing masing untuk dimakamkan," kata Bupati Kambu. Ia menambahkan, Tim SAR akan melanjutkan pencarian pada Rabum 29 Maret 2017 besok mengingat satu korban belum ditemukan.

    Perahu yang terbalik di perairan Asmat itu berpenumpang 11 orang, lima diantaranya balita, dan enam orang lainnya wanita dan pria dewasa. Enam orang sudah dipastikan tewas, seorang masih belum ditemukan, dan empat orang lainnya dinyatakan selamat.
    Korban selamat masing masing Katarina Piri, Sandi, Yana Atombar dan Maya Akambur.

    Lihat juga: Tim SAR Temukan 19 Korban Kapal Tenggelam

    Insiden itu terjadi saat perahu motor nahas itu bertolak dari Asmat ke Semendora Pob 9, Pantai Kasuari, dan terbalik saat berada di muara Sungai Bayun.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.