Masuk 3 Terpopuler Pilkada Jawa Timur, Gus Ipul: Alhamdulillah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syaefullah Yusuf. TEMPO/Wisnnu Agung Prasetyo

    Syaefullah Yusuf. TEMPO/Wisnnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Surabaya - Hasil survei yang dilakukan peneliti senior Pusat Studi Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (Pusdeham) Surabaya menyebutkan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf berpeluang besar memenangi pemilihan kepala daerah Jawa Timur 2018. Menanggapi hal tersebut, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu kemudian tersenyum dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya.

    "Terima kasih, alhamdulillah dapat apresiasi dari masyarakat," kata Gus Ipul saat ditemui di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur, Jalan Indramayu, Surabaya, Senin, 27 Maret 2017.

    Baca juga:
    Survei Pilkada Jawa Timur, Gus Ipul, Khofifah dan Risma Populer

    Menurut Gus Ipul, bentuk apresiasi yang diberikan masyarakat bermacam-macam. Ada yang memberikan simpati, kepedulian, ataupun doa. Saat ditanyai soal rencana pencalonannya ke depan, Gus Ipul mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada partai politik.

    "Kami lihat partai saja dulu. Untuk kapannya masih belum tahu," ucap Gus Ipul.

    Baca pula:
    Pilkada Jatim, NasDem Pertimbangkan Gus Ipul dan Khofifah

    Pilkada Jatim, Gus Ipul Tak Akan Melalui Jalur Perseorangan

    Selain Gus Ipul, dua namai lain muncul dalam hasil survei tersebut. Keduanya adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

    Menurut Aribowo, peneliti senior Pusdeham, tiga nama tersebut berpeluang besar memenangi pemilihan kepala daerah Jawa Timur 2018. "Sejak survei kami tiga tahun lalu, popularitas mereka konsisten di tiga besar," ujarnya saat dihubungi Tempo, Ahad, 26 Maret 2017.

    JAYANTARA MAHAYU | KUKUH S. WIBOWO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.