Banjir Bandang Sidempuan, Brimob Dikerahkan Mencari Para Korban  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. Aris Andrianto/Tempo

    Ilustrasi. Aris Andrianto/Tempo

    TEMPO.CO, Medan - Satu Satuan Setingkat Kompi (1 SSK) Brigade Mobil (Brimob) Batalion C Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dikerahkan untuk melanjutkan pencarian korban banjir bandang di Kota Sidempuan, Senin pagi, 27 Maret 2017. Pasukan Brimob, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sidempuan Chairul Harahap, sudah berada di lokasi sejak pagi.

    ”Ada 1 SSK Brimob dari Batalion Sipirok sudah dilokasi, ditambah TNI dan personel BPBD Sidempuan,” kata Chairul Harahap kepada Tempo, Senin, 27 Maret 2017.

    Baca: Sehari Setelah Dikunjungi Jokowi, Padang Sidempuan Disapu Banjir

    Perwira Brimob Polda Sumut Komisaris K. Sianturi mengatakan personel Brimob dari Batalion C dipimpin Komandan Batalion C Ajun Komisaris Besar Bravo Assena Siahaan sejak Senin pagi melanjutkan pencarian korban yang diduga masih hilang. Personel Brimob juga membersihkan material banjir bandang di rumah-rumah penduduk serta mengamankan rumah yang ditinggal pemiliknya.

    Empat orang dinyatakan tewas dan satu dinyatakan hilang tersapu banjir bandang akibat meluapnya Sungai Aek Batang Ayumi di Desa Sitamang Baru, Kecamatan Hutaimbaru, Kota Sidempuan. Sungai itu meluap sampai 20 meter sejak Minggu hingga Senin dinihari. Mayat yang teridentifikasi adalah Sahriana Situmorang, Sakinah Sarumpaet, Rafiah Sarumpaet, dan Saikum.

    Mayat Sahriana dan Rafiah Sarumpaet ditemukan di pinggir Sungai Simapil-Apil, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Hutaimbaru, Padang Sidempuan, sekitar pukul 20.00 WIB, atas laporan warga. Selanjutnya, kedua korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

    Berita Lainnya: Sidang E-KTP: Bakal Dikonfrontasi Penyidik KPK, Miryam Sakit

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bandara Kualanamu memperingatkan kemungkinan cuaca buruk dan hujan di sebagian wilayah Sumatera Utara. Peringatan dini cuaca Sumut pada 27 Maret 2017, seperti yang diterima Tempo, menyebutkan potensi terjadi hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang mulai pukul 09.00 di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, dan sekitarnya. Kondisi ini akan berlangsung hingga siang nanti dan meluas ke wilayah Kabupaten Langkat, Asahan, Karo,Tapanuli Selatan, dan Sidempuan sekitarnya.

    SAHAT SIMATUPANG



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Pembala Jatuh, Marc Marquez Jaya di Catalunya, Barcelona

    Marc Marquez memenangi seri ketujuh balapan MotoGP di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada 16 Juni 2019 yang diwarnai jatuhnya empat pebalap unggulan.