Sopir Taksi Online Dibunuh, Mayatnya Dibuang di Kenjeran Park

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi pembunuhan. Tempo/Indra Fauzi

    ilustrasi pembunuhan. Tempo/Indra Fauzi

    TEMPO.CO, Surabaya - Korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di pinggir jalan dekat kawasan wisata Kenjeran Park, Surabaya. Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak Ajun Komisaris Ardian Satrio Utomo mengungkap identitas korban pembunuhan tersebut bernama Denny Ariessandi, warga Perumahan Maspion, Cluster Beryl Blok B3, Bangah, Gedangan, Sidoarjo.

    Mayat Denny sebelumnya dinyatakan sebagai "Mr X" saat ditemukan oleh warga di pinggir jalan tak jauh dari kawasan wisata Kenjeran Park, pada Kamis, 23 Maret 2017, sekitar pukul 05.30. Warga kemudian melapor ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kenjeran dan kini ditangani Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

    Berita Lainnya: Hoax Penculikan Anak, Polisi: Pelaku Penyebar Isu Terorganisasi

    Ardian mengatakan korban tewas saat melakoni pekerjaannya sebagai sopir taksi berbasis aplikasi online atau dalam jaringan (daring).

    "Sopir taksi online adalah pekerjaan sampingan korban. Sebab korban juga diketahui menjabat sebagai manager gateway pada sebuah perusahaan ekspedisi di daerah Betro, Sedati, Sidoarjo," tutur dia, Sabtu, 25 Maret 2017.

    Polisi memperkirakan mobil yang digunakan korban, Daihatsu Xenia, nomor polisi L-1620-MS, dibawa kabur pelaku. Lokasi mayat yang ditemukan di Jalan Sukolilo Lor, dekat kawasan wisata Kenjeran Park, Ardian menambahkan, hanyalah tempat pembuangan saja.

    "Ada CCTV berjarak 300 meter dari tempat ditemukannya mayat, sudah kami cek, tapi tidak kami dapatkan rekaman kejadiannya," tutur dia.

    Berita Lainnya: Kisah Pria Saudi Maafkan TKI yang Tewaskan Bayinya

    Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dari warga sekitar. Diperkirakan pembunuhan terjadi di tempat lain. Kemudian pelaku membuang mayatnya di pinggir jalan dekat tempat wisata Kenjeran Park.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.