Masuk 4 Besar Survei Indo Barometer, Dedi Mulyadi Bersyukur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berada di depan ruang Vihara Buda yang ada di SMP Yos Soedarso Purwakarta, Selasa, 1 November 2016. TEMPO/Nanang Sutisna

    Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berada di depan ruang Vihara Buda yang ada di SMP Yos Soedarso Purwakarta, Selasa, 1 November 2016. TEMPO/Nanang Sutisna

    TEMPO.CO, Purwakarta - Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi santai hasil survei Indo Barometer yang hanya menempatkan namanya di peringkat 4 besar dalam elektabilitas calon Gubernur Jawa Barat. "Disebut namanya saja sudah alhamdulillah. Segitu saja sudah uyuhan (bersyukur)," kata Dedi saat dihubungi Tempo, Jumat malam, 24 Maret 2017.

    Meski tingkat elektabilitasnya di bawah Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan mantan Wakil Gubernur Jawa Barat  Dede Yusuf Macan Effendi, Dedi mengaku tetap gembira. "Atoh (senang),  saya mah apa atuh kalau dibandingkan dengan mereka," ujar Dedi yang juga Ketua Partai Golkar Jawa Barat.

    Baca: Pilkada Jawa Barat, Survei: Elektabilitas Ridwan Kamil Tertinggi

    Menurut Dedi pantas  jika Riwan Kamil, Deddy Mizwar dan Dede Yusuf elektabilitasnya tinggi sesuai survei Indo Barometer yang dirilis di Hotel Bidakara Grand Savoy Homann, Kota Bandung, Kamis, 23 Maret 2017. "Mereka bertiga itu kan orang kota, sementara saya tinggal di desa yang menjalankan kebiasaan yang tidak populer di kalangan masyarakat," tutur Dedi.

    Ia menyontohkan bidang pertanian berbasis lingkungan, mengenakan baju kampret dan celana pangsi, sehari-hari berbahasa Sunda hingga memakan buah kacapi atau sentul, tidak bisa populer di kalangan masyarakat perkotaan.

    Gaya hidup dan pekerjaannya itu, kata dia, sangat berbeda dengan orang lain yang mengerjakan hal populer mulai dari apartemen hingga apel New Zealand. "Kalau orang lain memperkenalkan apartemen, saya memperkenalkan rumah panggung. Tetapi, rumah panggung selalu dirindukan orang," Dedi memberi perumpamaan.

    Lihat: Ridwan Kamil Puncaki Survei Pilgub Jawa Barat, Deddy Mizwar Kalem

    Meski demikian Dedi tetap merasa bersyukur. Sebab, dengan hanya mengerjakan hal yang tidak populer sekalipun, namanya masuk dalam 4 besar hasil survei Pilkada Jawa Barat.

    Sesuai hasil survei Indo Barometer, saat pertanyaan dalam kuesioner dilakukan secara tertutup dan dibatasi menjadi 14 nama calon gubernur, tingkat keterpilihan Ridwan Kamil mencapai 22 persen diikuti oleh Deddy Mizwar 14,1 persen, Dede Yusuf 11,8 persen, dan Dedi Mulyadi 7,3 persen.

    Simak: Deddy Mizwar Ditanya Jokowi, Jawabnya Bikin MegawatiTersenyum

    "Ketika dikerucutkan lagi menjadi hanya empat nama, persaingan memang masih terbuka lebar. Ridwan Kamil masih memimpin dengan 26,6 persen, tapi di urutan kedua dan seterusnya persentasenya tidak jauh-jauh amat. Ada Deddy Mizwar dengan 19,3 persen, Dede Yusuf 14,3 persen, dan Dedi Mulyadi 7,9 persen," ujar Direktur Indo Barometer M.Qodari.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.