Terduga Teroris Ini Disebut Beli Senjata untuk Pelaku Bom Thamrin

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul. Tempo/Rezki A.

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bagian Penerangan Umum Kepolisian Negara Republik Indonesia Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan salah satu dari delapan terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri pada Kamis, 23 Maret 2017, diduga mengetahui soal bom Thamrin, Jakarta Pusat, yang terjadi pada 14 Januari 2016.

Dia adalah Suryadi Masud alias Abu Rido, 45 tahun. Suryadi ditangkap di Kampung Pesanggrahan, Desa Tanjung Baru, Cikarang Timur, Bekasi. Martin mengatakan dia diduga mengetahui dan membangun jaringan kelompok teroris Indonesia dengan Filipina. "Dia mengetahui dan mendanai bom Thamrin," kata Martin di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat, 24 Maret 2017.

Baca juga: Nanang Kosim Simpul Teror Thamrin, Bom Samarinda, dan Halmahera

Martin menjelaskan dari hasil pemeriksaan, polisi memperoleh informasi bahwa Suryadi telah diperintah Iwan Darmawan Mutho alias Rois, terpidana mati kasus pengeboman Kedutaan Besar Australia pada 9 September 2004, untuk bolak-balik ke Filipina sebanyak tujuh kali. Tujuan Suryadi yaitu untuk membeli senjata api. Senjata yang berhasil dibeli, yakni 17 pucuk M16 dan 1 pucuk M14. Transaksi dilakukan di Nunukan oleh terduga lainnya, yaitu Nanang Kosim dan Andi Baso.

Simak pula: Polisi Periksa Rumah Terduga Teroris di Pamulang, Siapa Bambang?

Martin mengatakan Suryadi membangun kelompok teror Indonesia dan Filipina Selatan. "Dia punya koneksi langsung dengan kelompok teroris di Filipina selatan," ujarnya. Martin juga mengatakan Suryadi membeli senjata yang dua di antaranya dipakai saat terjadi bom Thamrin. "Itu berasal dari pembelian oleh SM (Suryadi) dan NK (Nanang Kosim) ke Filipina."

Lihat juga: Penangkapan Terduga Teroris Banten, Polisi Geledah Rumah Istri

Tim Detasemen Khusus Antiteror 88 menangkap delapan orang pada Kamis, kemarin. Satu di antaranya, yaitu Nanang Kosim, dikabarkan tewas. Lokasi penangkapan berbeda-beda. Martin menyatakan saat ini ketujuh terduga sedang diperiksa secara intensif oleh Densus 88.

REZKI ALVIONITASARI

Video Terkait:






Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

1 hari lalu

Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

Empat polisi bekas bawahan Irjen Ferdy Sambo diwajibkan menjalani pembinaan mental kepribadian, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan


Hasil Sidang Etik Iptu Hardista, Dihukum Demosi Selama Satu Tahun

2 hari lalu

Hasil Sidang Etik Iptu Hardista, Dihukum Demosi Selama Satu Tahun

Pada sidang etik yang dilaksanakan 22 September lalu, Iptu Hardista terbukti bersalah dan mendapat hukuman demosi selama 1 tahun.


Giliran Data Polri Bocor? Pakar Siber: Data Indonesia sedang Seksi

2 hari lalu

Giliran Data Polri Bocor? Pakar Siber: Data Indonesia sedang Seksi

Data jutaan anggota Polri bocor juga pernah terjadi November tahun lalu oleh hacker mengaku dari Brasil.


Peretas Meki Unggah Kebocoran 26 Juta Data Polri, Divisi Humas: Data Usang

2 hari lalu

Peretas Meki Unggah Kebocoran 26 Juta Data Polri, Divisi Humas: Data Usang

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, data yang dibocorkan oleh peretas itu adalah data usang.


Dugaan Jaringan TPPO Terhubung Konsorsium 303, Begini Tanggapan Polri

2 hari lalu

Dugaan Jaringan TPPO Terhubung Konsorsium 303, Begini Tanggapan Polri

Anis Hidayah menyatakan WNI yang menjadi korban perdagangan orang di Kamboja diduga ada yang terhubung dengan Konsorsium 303 Ferdy Sambo


Siang Ini Iptu Hardista Jalani Sidang Etik Dugaan Tak Profesional di Kasus Brigadir J

3 hari lalu

Siang Ini Iptu Hardista Jalani Sidang Etik Dugaan Tak Profesional di Kasus Brigadir J

Mantan anggota Divpropam Polri Iptu Hardista Pramana Tampubolon hari ini jalani sidang etik dugaan ketidakprofesionalan dalam perkara Brigadir J.


Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

4 hari lalu

Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

Mabes Polri saat berupaya maksimal mengamankan kegiatan Presidensi G20 di Bali pada 7-17 November 2022.


Mahfud Md Dorong Polri Lakukan Reformasi Kultural

4 hari lalu

Mahfud Md Dorong Polri Lakukan Reformasi Kultural

Mahfud Md mengatakan reformasi kultural di kepolisian berjalan stagnan, bahkan mengalami kemunduran.


Pengusutan Dugaan Pencucian Uang Ferdy Sambo Dinilai Lambat, Pengamat: KPK Harus Dilibatkan

4 hari lalu

Pengusutan Dugaan Pencucian Uang Ferdy Sambo Dinilai Lambat, Pengamat: KPK Harus Dilibatkan

Bambang Rukminto menilai bahwa perlu adanya peran serta dari KPK terlibat dalam penanganan dugaan tindak pidana pencucian uang Ferdy Sambo


Kompolnas Minta Polri Tuntaskan Sidang Etik Tersangka Obstruction of Justice

4 hari lalu

Kompolnas Minta Polri Tuntaskan Sidang Etik Tersangka Obstruction of Justice

Kompolnas mengharapkan Polri menuntaskan sidang pelanggaran etik berat terhadap tersangka obstruction of justice yang masih menyisakan tiga orang