Isu Anak Diculik, Komnas PA: Belum Ditemukan Terkait Jual Organ  

Reporter

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, berbicara kepada wartawan di Dermaga Wijaya Pura, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 25 Maret 2015. TEMPO/Aris Andrianto

TEMPO.COJakarta - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengimbau masyarakat tidak terlalu resah dengan maraknya isu penculikan anak dan penjualan organ tubuh yang beredar di media sosial. Namun masyarakat diminta tetap waspada.

"Masyarakat agar tak begitu panik tapi perlu waspada terhadap perkembangan yang terjadi," ujar Arist di kantornya, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat, 24 Maret 2017.

Baca: Polda Metro Imbau Masyarakat Tak Termakan Info Hoax Penculikan

Arist mengatakan, hingga saat ini, Komnas PA belum menemukan kasus penculikan anak dengan modus penjualan organ tubuh. Berdasarkan data yang dimiliki Komnas PA, sepanjang 2015 hingga 2017, tercatat ada 222 kasus penculikan anak. Namun tak ada satu pun dari kasus-kasus tersebut yang terbukti sebagai penculikan untuk penjualan organ tubuh.

"Tahun 2017 juga belum ditemukan (kasus penjualan organ tubuh). Jadi keresahan itu siapa yang membuat?" kata Arist. "Kami tidak tahu apakah ini bentuk eksploitasi anak untuk kepentingan kelompok tertentu atau bahkan untuk menghilangkan isu tertentu."

Terlepas benar atau tidaknya isu penjualan organ tubuh, Arist meminta masyarakat tetap waspada. Sebab, menurut dia, kejahatan penculikan dan penjualan organ tubuh sangat mungkin terjadi.

Arist berujar, kejahatan penculikan dan penjualan organ tubuh dalam beberapa kasus di negara lain, seperti Nepal, terbukti benar adanya. Anak-anak di Nepal dikirimkan ke beberapa negara, seperti Jepang, untuk dijual organ tubuhnya. Kasus itu terjadi lima tahun lalu dan sempat menjadi isu internasional.

Baca: KPAI Minta Masyarakat Tak Membesar-besarkan Isu Penculikan Anak

Selain itu, Arist mengungkapkan, sebelum isu penjualan organ tubuh heboh di Indonesia, pihaknya mendapat informasi adanya keberadaan iklan daftar harga organ tubuh di Malaysia dan Singapura.

Melihat hal tersebut, Arist berharap kepolisian tak hanya berbicara isu penjualan organ tubuh adalah hoax atau berita bohong. Namun, ia berharap, polisi dengan kewenangannya mampu mengungkap kasus tersebut yang mungkin saja bisa terjadi.

DENIS RIANTIZA | EA






Jutawan Bitcoin Rusia Diculik dan Dibuang ke Hutan

2 hari lalu

Jutawan Bitcoin Rusia Diculik dan Dibuang ke Hutan

Seorang penguasa Rusia mengaku diculik. Perampok meminta sandi dompet digitalnya yang berisi Bitcoin milliaran rupiah.


Geng Bersenjata Menculik Lebih dari 100 Orang di Nigeria

13 hari lalu

Geng Bersenjata Menculik Lebih dari 100 Orang di Nigeria

Pejabat Nigeria menuduh geng bersenjata menggunakan korban penculikan sebagai tameng manusia melawan serangan udara dari militer.


Puluhan Warga Nigeria Diculik Geng Bersenjata, 11 Tewas

27 hari lalu

Puluhan Warga Nigeria Diculik Geng Bersenjata, 11 Tewas

Kelompok bersenjata di Nigeria menculik sedikitnya 80 orang dan membunuh 11 lainnya dalam serangan terpisah


Anak Meninggal karena Pertengkaran Orang Tua, Komnas PA: Ini Kejadian Luar Biasa

33 hari lalu

Anak Meninggal karena Pertengkaran Orang Tua, Komnas PA: Ini Kejadian Luar Biasa

Pembunuhan anak berusia 11 tahun oleh ayah kandungnya di Kota Depok, Jawa Barat, turut mendapatkan perhatian dari Komnas PA


Pecinta Lingkungan Prancis-Australia Diculik di Chad

36 hari lalu

Pecinta Lingkungan Prancis-Australia Diculik di Chad

Seorang ahli lingkungan dengan kewarganegaraan ganda Prancis dan Australia diculik di timur laut Chad.


G7 Desak Rusia Kembalikan PLTN Zaporizhzhia ke Ukraina

42 hari lalu

G7 Desak Rusia Kembalikan PLTN Zaporizhzhia ke Ukraina

G7 mengutuk penculikan pemimpin PLTN Zaporizhzhia Ukraina oleh Rusia.


Akhir Pelarian Ngasimin, Pemerkosa 2 Anak di Depok yang Cekoki Korban dengan Eximer

42 hari lalu

Akhir Pelarian Ngasimin, Pemerkosa 2 Anak di Depok yang Cekoki Korban dengan Eximer

Pelarian Ngasimin alias Badut (42 tahun), pemerkosa 2 anak di Depok berakhir.


Pemerkosaan Anak oleh 3 Pria di Depok, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

46 hari lalu

Pemerkosaan Anak oleh 3 Pria di Depok, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Yogen Heroes Baruno mengatakan terduga pelaku pemerkosaan anak di daerah Pekapuran, Kecamatan Tapos, Kota Depok sudah ditangkap.


2 Bocah Diperkosa 3 Pria di Depok, Arist: Miris Ada Polisi Malah Back Up Pelaku

47 hari lalu

2 Bocah Diperkosa 3 Pria di Depok, Arist: Miris Ada Polisi Malah Back Up Pelaku

Dua bocah berusia 11 dan 12 tahun jadi korban pemerkosaan oleh 3 pria di Tapos, Kota Depok. Miris pelaku di-back up polisi.


Penculikan Misterius, Keluarga di California Ditemukan Tewas Termasuk Bayi 8 Bulan

6 Oktober 2022

Penculikan Misterius, Keluarga di California Ditemukan Tewas Termasuk Bayi 8 Bulan

Penculikan misterius terjadi pada korban yang merupakan satu keluarga. Keempat korban ditemukan tewas termasuk bayi yang masih berusia 8 bulan.