Aksi Solidaritas Petani Kendeng, Malang Gelar Konser Amal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petani Kendeng membantu petani lainnya yang mengikuti aksi semen kaki di depan Istana Negara Jakarta. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Seorang petani Kendeng membantu petani lainnya yang mengikuti aksi semen kaki di depan Istana Negara Jakarta. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.COMalang - Sejumlah musikus di Malang bakal menggelar konser amal untuk petani Kendeng. Konser amal bakal dihadiri band indie di Malang, di antaranya Wake Up Iris, Rotan dan Kayu, Lembaga Seni Mahasiwa Islam (LASMI), Nabila, dan Odang. 

    "Seluruh dana yang terkumpul disumbangkan untuk petani Kendeng," kata penggagas konser, Farhurroji, Kamis, 23 Maret 2017.

    Baca juga: 
    Aksi Solidaritas Petani Kendeng, Bandung Lautan Doa

    Para musikus bakal menggelar konser secara cuma-cuma. Mereka akan mempersembahkan lagu-lagu bertema lingkungan dan perjuangan petani sekaligus beramal untuk petani Kendeng. Konser dilaksanakan di Universitas Gajayan Malang, Jumat malam, 24 Maret 2017.

    Setiap pengunjung konser diminta memberikan donasi minimal Rp 10 ribu untuk petani Kendeng. Selain itu, di tengah konser akan diedarkan kotak amal bagi penonton yang bersedia memberi donasi lebih. 

    Baca pula: 
    Aksi Solidaritas Petani Kendeng, Gusdurian Tahlilan untuk Patmi

    Farhurroji optimistis penonton konser akan membludak. Lantaran para musikus telah dikenal memiliki penggemar fanatik. Selain itu, acara konser ini akan diselingi musikalisasi puisi dan orasi budaya oleh Komunitas Kalimetro. 

    Mereka akan menjangkau para mahasiswa yang peduli perjuangan petani Kendeng. Selain itu, mereka mengajak seluruh masyarakat terlibat. Farhurroji berharap aksi ini juga terus bergaung dan berlanjut dengan aksi bentuk lain untuk mendukung perjuangan petani Kendeng.

    EKO WIDIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.