Soal Penculikan dan Organ Dijual, Tito: Itu Hoax, Tidak Benar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke  Sulawesi Tenggara dalam rangka memberikan pengarahan pada personil Kepolisian Daerah Sultra Kamis 23 Februari 2017. TEMPO/ ROSNIAWANTY FIKR

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke Sulawesi Tenggara dalam rangka memberikan pengarahan pada personil Kepolisian Daerah Sultra Kamis 23 Februari 2017. TEMPO/ ROSNIAWANTY FIKR

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolsian RI Jenderal Tito Karnavian menegaskan bahwa kabar tentang penculikan anak adalah tidak benar alias hoax. Ia mengatakan isu tersbeut menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia.

    "Saya yakinkan, saya sudah cek di Manado, Sumatera Utara, dan beberapa wilayah lain termasuk Jakarta. Berita tersebut adalah hoax, tidak benar," kata Tito, di Wisma Bhayangkari, Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 24 Maret 2017.

    Tito mengaku telah mengecek ke Polda setempat dan seluruhnya mengatakan tidak ada. Tito juga mengatakan kabar adanya penculikan dan diambil organnya, itu juga tidak benar.

    Berdasarkan hasil pengecekan saya ke Kepala Polda yang ada berita itu, semuanya menjawab telah melakukan pengecekan dan hasilnya tidak ada. Artinya, kata dia, beritanya hoax.

    Tito meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir. Ia pun memastikan Kepolisian pasti melakukan pemantauan terkait hal itu.

    "Jadi kami minta masyarakat tidak perlu khawatir, orang tua tidak khawatir. Lakukan kegiatan seperti biasa, sambil kita meningkatkan kewaspadaan," kata Tito.

    GRANDY AJI | RW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.