Jokowi Bagikan Kartu Indonesia Pintar dalam Kunjungannya ke Batam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan) menyampaikan arahan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, 15 Maret 2017.  ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi (kanan) menyampaikan arahan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, 15 Maret 2017. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo akan meninjau proyek pembangunan Bendungan Sei Gong, Kecamatan Galang, Kota Batam. Peninjauan dilakukan Jokowi pada Kamis, 23 Maret 2017, sekitar pukul 11.00 WIB. Setibanya di Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Kepulauan Riau, Presiden dan rombongan langsung menuju Galang.

    Baca juga: Jokowi Ogah Ganti Mobil Kepresidenan Meski Sering Mogok 

    Bendungan Sei Gong dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2015-2018 dengan anggaran Rp 238 miliar. Bendungan ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan air baku di Kota Batam, khususnya Rempang.

    Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengatakan Bendungan Sei Gong akan menyokong kebutuhan air baku di Kota Batam. "Sekarang kami khawatir, ada waduk-waduk yang airnya mulai menipis, karena itu tadah hujan," ucap Nurdin.

    Karena itu, menurut Nurdin, dalam jangka panjang, penyediaan air baku harus dibantu dari Bintan dan Lingga karena bersumber dari mata air. "Membangun harus berani, membuat terobosan, dari enggak bisa menjadi bisa," ujar Nurdin.

    Simak pula: Bertemu AMAN, Jokowi Dukung RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan  

    Setelah meninjau Bendungan Sei Gong, Jokowi akan bertemu dengan masyarakat di Kecamatan Galang untuk menyerahkan sejumlah bantuan nontunai, di antaranya Kartu Indonesia Pintar, pemberian makanan tambahan, Program Keluarga Harapan, dan Kartu Indonesia Sehat.

    Dalam kunjungan kerja Presiden kali ini, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki ikut dalam rombongan.

    AMIRULLAH SUHADA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.