Proyek Kilang Minyak di Batam Mangkrak, Pengusaha Cina Buron

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menggunakan sepeda saat melakukan pengecekan jaringan pipa minyak di kilang unit pengolahan (Refinery Unit) V, Balikpapan, Kalimantan Timur, 14 April 2016. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Petugas menggunakan sepeda saat melakukan pengecekan jaringan pipa minyak di kilang unit pengolahan (Refinery Unit) V, Balikpapan, Kalimantan Timur, 14 April 2016. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia mengirim red notice atau perintah penangkapan tiga pengusaha Tiongkok. "Permohonan red notice dikirim pada 21 Februari 2017," ucap Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompu kepada wartawan melalui aplikasi perpesanan, Rabu, 22 Maret 2017.

    Tiga pengusaha itu adalah Zhang Jun, Feng Zhigang, dan Ye Zhijun. Mereka diduga melakukan penipuan terhadap pengusaha Indonesia.

    Baca: Menteri Pendidikan Turunkan Tim Investigasi Kebocoran Kunci USBN

    Permohonan red notice ini berasal dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kepulauan Riau.

    Perusahaan Indonesia, PT Mas Capital Trust, bersama perusahaan Cina, Sinomart, mendirikan perusahaan gabungan yang dinamai PT West Point Terminal. Perusahaan ini dibentuk untuk mengurus kilang minyak di Batam.

    Baca juga:
    Kasus Pajak, KPK Kaji Fakta Sidang Terkait Syahrini, Fadli, Fahri

    Korupsi Alkes Atut, Ketua Pengadaan Mengaku Diancam Kepala Dinas

    Namun proyek ini mangkrak. Mas Capital Trust diduga rugi US$ 1.582.861. Perusahaan ini melaporkannya ke Polda Kepulauan Riau.

    Perintah penangkapan Zhang Jun dan Feng Zhigang dikeluarkan 28 Februari, sementara untuk Ye Zhijun pada 1 Maret 2017.

    REZKI ALVIONITA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.