Menteri PUPR: Pembangunan Venue Asian Games 2018 Sesuai Rencana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, memberikan keterangan terkait runtuhnya jembatan di daerah Pangandaran, 10 Oktober 2016. TEMPO/Grandy Aji

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, memberikan keterangan terkait runtuhnya jembatan di daerah Pangandaran, 10 Oktober 2016. TEMPO/Grandy Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan venue Asian Games 2018 berjalan sesuai rencana. Pembangunan venue ini yang ditangani Kementerian PUPR tersebar di Gelora Bung Karno (GBK), Kemayoran, dan Stadion Jakabaring.

    Hari ini, Senin, 20 Maret 2017, Menteri Basuki melaporkan perkembangan pembangunan venue Asian Games kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Rencannya, Kalla akan mengencek langsung venue di GBK, Kemayoran, dan verlodrome yang dikerjakan Pemda DKI Jakarta, pada Minggu, 26 Maret 2017. "Beliau (wapres) tanya, 'Ada kendala?'. Menurut kami tidak ada. Semua sudah on place," kata Basuki, usai bertemu Kalla di kantor wakil presiden.

    Baca: Basuki Yakin Renovasi GBK dan Wisma Atlet Sesuai Target

    Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2016 tentang Dukungan Penyelenggaraan Asian Games 2018, Kementerian PUPR mendapat penugasan venue untuk 7 paket pekerjaan pembangunan/renovasi sebanyak 14 venue dan 2 paket penataan kawasan di kompleks GBK. Sementara itu, di Kemayoran berupa 2 blok Wisma Atlet dan 1 paket penataan kawasan di Kompleks Kemayora yang terdiri dari 18 tingkat, 24 tingkat dan 32 tingkat. Untuk di Jakabaring, berupa 2 blok Wisma Atlet dan 2 paket pekerjaan pembangunan/renovasi 2 venue.

    Basuki mengatakan progres pelaksanaan di GBK saat ini sudah mencapai rata-rata 32,47 persen per hari ini. Sedangkan di Kemayoran progresnya mencapai 65,61 persen. Sementara di Jakabaring, pelaksanaan baru mulai yaitu shooting range dan dayung, progresnya 8,78 persen. "Ini harus selesai 2018. Jadi msaih punya waktu," kata Basuki. Semua anggaran yang sudah dikeluarkan atau yang sudah terkontrak sekitar Rp 5,5 triliun.

    Baca juga: Wapres JK: Terbitkan Perpres Pengadaan Barang Asian Games 2018

    Selain venue tersebut, Kementerian PUPR juga melaksanakan empat kegiatan pembangunan infrastruktur yang diputuskan dalam Sidang Kabinet pekan lalu. Yaitu, venue jetski di Ancol, venue layar di Ancol, parkir tingkat di GBK dan hutan kota di GBK. Anggaran untuk empat pembangunan tersebut adalah Rp 250 miliar dan berada di luar anggaran Rp 5,5 triliun di atas. Pembangunan ditargetkan selesai pada tahun ini.

    Target penyelesaian pembangunan venue di GBK, Kemayoran, dan Jakabaring berbeda-beda. Meski demikian, Basuki mengatakan bakal ada venue yang sudah mulai diresmikan pada Juni 2017. "Di GBK paling cepat Juni atau Juli 2017 untuk venue lapangan panahan," kata Basuki.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.