Kasus E-KTP, Melchias Mekeng Laporkan Andi Narogong ke Bareskrim

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Melchias Markus Mekeng. TEMPO/Seto Wardhana

    Melchias Markus Mekeng. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta  - Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Marcus Mekeng melaporkan Andi Agustinus alias Andi Narogong ke Badan Reserse Kriminal Polri, Senin, 20 Maret 2017.

    Ia melaporkan Andi atas dugaan pencemaran nama baik lantaran mencatut namanya dalam dakwaan kasus korupsi pengadaan  kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).  “Narogong bilang kasih uang ke saya, tapi saya tidak terima,” ujar Mekeng.

    Baca: Serangan Balik Pasca Kasus e-KTP, Pukat: Perlu Penguatan KPK

    Politikus Partai Golkar tersebut bersama 37 nama lainnya disebut dalam dakwan telah menerima duit sebesar US$ 1,4 juta dari proyek pengadaan e-KTP. Saat itu, Mekeng menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran DPR periode 2009-2014.

    Mekeng menuturkan laporan sudah diterima secara resmi oleh  Bareskrim. Ia juga menyatakan siap memberi kesaksian di pengadilan dengan dua orang terdakwa mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto.

    Simak: KPPU: Kami Temukan Indikasi Korupsi E-KTP Lebih Dulu dari KPK

    Mekeng menilai tuduhan Andi terhadap dirinya merupakan pencemaran nama baik yang berakibat pada kehormatan DPR, khususnya Badan Anggaran.  Mekeng  siap melaporkan siapa saja yang mencemarkan namanya. “Kalau masih ada orang yang mencemarkan dan memfitnah, akan saya laporkan,” kata dia.

    Mekeng berujar tidak mengenal Andi Narogong, seseorang yang diduga ikut mengatur proyek yang telah merugikan negara Rp 2,3 triliun tersebut. Menurut dia, motif Andi mencatut namanya adalah mencari duit. Ia menyatakan siap membawa data dan bukti untuk melengkapi laporannya hari ini.

    DANANG FIRMANTO

    Video Terkait:

    Dituduh Terima Duit E-KTP, Melchias Markus Laporkan Andi Narogong ke Polisi
    Mendagri Tjahjo Kumolo Menjawab Pertanyaan Netizen soal E-KTP
    Kasus E-KTP, Gamawan: DPR Yang Inginkan Proyek Ini Gunakan APBN
    Kasus E-KTP: Eks Sekjen Kemendagri Akui Bertemu Setya Novanto Bersama Dengan Terdakwa
    Eks Sekjen Kemendagri Akui Terima Uang 500 US Dollar Dari Irman dan Andi Narogong


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.