Pungli Pelabuhan, Barang Mewah Ini Disita dari Sekretaris Komura  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya didampingi Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak saat meninjau barang bukti pungli bongkar muat barang di pelabuhan, 18 Maret 2017. Polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 6,1 miliar yang ditampung dalam empat kardus. TEMPO/FIRMAN HIDAYAT/SAPRI MAULANA

    Menteri Perhubungan Budi Karya didampingi Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak saat meninjau barang bukti pungli bongkar muat barang di pelabuhan, 18 Maret 2017. Polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 6,1 miliar yang ditampung dalam empat kardus. TEMPO/FIRMAN HIDAYAT/SAPRI MAULANA

    TEMPO.CO, Samarinda – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menangkap tiga tersangka dalam rentetan pungutan liar di Pelabuhan Peti Kemas Samarinda. Dari salah seorang tersangka, Sekretaris Komura Dw alias DH, polisi menyita barang mewah dan rekening tabungan deposito bernilai ratusan miliar rupiah.

    ”Setelah mengamankan DH (Dw), kami menyita 5 rumah mewah, 9 mobil mewah, 7 kendaraan bermotor, 2 bidang tanah, dan deposito bernilai ratusan miliar,” kata Safaruddin saat ditemui di Markas Brimob Polda Kalimantan Timur Detasemen B Pelopor di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin, 20 Maret 2017.

    Baca: Pungli di Samarinda, Sekretaris Komura Ditetapkan Tersangka

    Dari hasil pemeriksaan polisi, semua aliran dana yang masuk ke Komura melalui rekening Dw. “Semua aliran dana masuk ke rekening DH (Dw),” Safaruddin menegaskan.

    Langkah selanjutnya, polisi akan menelusuri dari mana dan ke mana saja aliran dana dari rekening Dw. Safaruddin meyakini tidak mungkin hanya satu orang saja yang menikmati uang yang berjumlah ratusan miliar tersebut.

    ”Untuk pembagiannya, kami lagi telusuri ke mana saja. Tidak mungkin uang ratusan miliar ini hanya dinikmati satu orang tersangka,” kata jenderal bintang dua tersebut.

    Baca: Kasus Pungli, Wali Kota Samarinda Cabut SK Tarif Parkir Pelabuhan

    Safaruddin menegaskan, jajarannya bersama Bareskrim berkomitmen akan mengusut tuntas kasus yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang mereka lakukan di Pelabuhan Peti Kemas, Terminal Peti Kemas, dan Kantor Komura, Jumat lalu, 17 Maret 2017.

    Selain menahan Dw, polisi menahan tersangka lainnya, yakni Sekretaris Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu (PDIB) Samarinda berinisial NA sera Ketua PDIB berinisial HS.

    FIRMAN HIDAYAT | SAPRI MAULANA

    Baca: Tiga Pelaku Pungli Pelabuhan Samarinda Jadi Tersangka



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.