Buka `Jalur Tikus`,Menteri Amran Mau Rebut Pasar Pangan Singapura

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyaksikan pengiriman perdana komoditas pangan strategis, di Toko Tani Indonesia Center, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin, 6 Februari 2017. Tempo/Destrianita

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan selama ini Kepulauan Riau menjadi sasaran penyelundupan beras serta penguasa pangan di Pasar Singapura yag datang dari Malaysia. Namun, Amran berjanji akan membalikkan posisi tersebut.

"Saya suruh buka saja jalan tikus itu, jadi saya undang Kapolda dan Pangdam. Di tutup saja mereka masih lewat," kata Amran saat sambutan dalam acara temu Informasi Inovasi Teknologi Pertanian Mendukung Peningkatan Produktivitas dan Percepatan Swasembada Jagung di Kawasan Timur Indonesia di kampus UMI Makassar, Jumat 17 Maret 2017.

Baca : Awas, Ada Beras Oplosan di Tangerang

Olehnya itu, ia mulai merealisasikan area sawah seluas 10 ribu hektar di Kepulauan Riau. Untuk membalikkan posisi Kepulauan Riau (Kepri) dari maraknya penyelundupan beras yang masuk melalui jalur pintu tikus di Batam. "Kita akan perbanyak pencetakan sawah di Kabupaten Lingga dan Natuna. Karena dinilai memiliki lahan yang cukup potensial untuk pengembangan sawah dan irigasi," katanya.

Menurut Amran pihaknya mencoba berpikir terbalik sekarang karena banyaknya jalur tikus di wilayah itu. Sehingga ia mencoba membuka jalur tikus dengan lebar dan akan membalikkan keadaan Indonesia. "Biar saya yang tanggung jawab. Tahun depan, saya pastikan jalur tikus ini Indonesia yang akan masuk ke Singapura," imbuh Amran.

Kendati demikian, lanjut dia, utuk mewujudkan pengiriman via jalur tikus maka seluruh pihak harus terlibat dalam merealisasikan peningkatan produktivitas pangan, khususnya beras organik.

Simak : Ini Penyebab Kepulauan Riau Jadi Surga Penyelundupan Beras

"Saya ditanya bagaimana caranya?, makanya harus kerja, kerja dan kerja bukan seminar, diskusi saja. Ituah amanah Bapak Presiden," kata putra Bone ini. 

Apalagi secara geografis, Kepri memiliki posisi yang sangat strategis karena berada diperbatasan. Sehingga pasar pangan yang selama ini dikuasai oleh Thailand dan Vietnam harus segara diputus. 
Apalagi Kepri jauh lebih besar dibandingkan Singapura. "Luasnya Singapura itu 799 kilometer persegi, dan Kepri jauh lebih luas. Ini yang harus kita selesaikanbersama," ucapnya.

DIDIT HARIYADI
Baca juga : Lift Blok M Square Jatuh, 11 Korban Segera Jalani Operasi






Mentan Dorong Peserta P4S Ciptakan Pertanian Kokoh

1 hari lalu

Mentan Dorong Peserta P4S Ciptakan Pertanian Kokoh

Penguatan usaha tani dan kapasitas SDM di perdesaan mutlak dibutuhkan, salah satunya dengan memperkuat kelembagaan P4S.


Program Jalan Usaha Tani Dorong Produktivitas Pertanian

1 hari lalu

Program Jalan Usaha Tani Dorong Produktivitas Pertanian

JUT memudahkan petani menuju ke sawah dan mendistribusikan hasil pertanian.


Mentan Dorong Peserta P4S Terapkan Smart Farming

1 hari lalu

Mentan Dorong Peserta P4S Terapkan Smart Farming

P4S adalah mitra Kementerian Pertanian dalam membangun sektor pertanian.


AMM G20 akan Bahas Pertanian Digital

2 hari lalu

AMM G20 akan Bahas Pertanian Digital

Negara yang mendapat kesempatan untuk memberikan uraian adalah Amerika Serikat, Turki, Kanada, Italia, dan Afrika Selatan.


Mentan: Pembangunan Pertanian Dimulai dari Desa

2 hari lalu

Mentan: Pembangunan Pertanian Dimulai dari Desa

P4S berperan sebagai motor pembaharu pedesaan dengan melatih dan membimbing para petani.


Lima Cara Bertindak Kementan Hadapi Krisis Pangan

2 hari lalu

Lima Cara Bertindak Kementan Hadapi Krisis Pangan

Langkah yang diambil telah dijabarkan dalam Forum Nasional P4S


Kementan: Asuransi Pertanian Solusi untuk Antisipasi Bencana Banjir

4 hari lalu

Kementan: Asuransi Pertanian Solusi untuk Antisipasi Bencana Banjir

Asuransi membuat petani tidak merugi. Lahan yang diasuransi akan mendapatkan klaim saat terjadi gagal panen.


Ini Persyaratan Petani Ajukan Taxi Alsintan di BSB

7 hari lalu

Ini Persyaratan Petani Ajukan Taxi Alsintan di BSB

Plafon maksimal kredit program tersebut sebesar Rp500 juta atau maksimum 80 persen dari harga alsintan.


Kementan dan Bank Dunia Bangun Pertanian Berketahanan Iklim

7 hari lalu

Kementan dan Bank Dunia Bangun Pertanian Berketahanan Iklim

Bank Dunia diharapkan terus membantu mewujudkan sistem pertanian dan pangan nasional yang tangguh.


Dapat Dukungan RJIT Kementan, Petani Muna Genjot Produksi

8 hari lalu

Dapat Dukungan RJIT Kementan, Petani Muna Genjot Produksi

Keberadaan RJIT memungkinkan lahan yang mendapat pengairan bisa lebih luas.