Pemerintah Bandingkan Kasus Karang Raja Ampat dengan Negara Lain

Reporter

Pulau Rufas di Raja Ampat, Papua. TEMPO/Nur Alfiyah

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Pengendalian Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Karliansyah mengatakan pemerintah akan membandingkan penyelesaian kasus kapal yang kandas di terumbu karang Raja Ampat dengan kasus di negara lain. “Menteri sudah mengirimkan beberapa contoh kasus kejadian serupa,” kata Karliansyah di kapal Navigasi KN Kofiau yang berlabuh di perairan Raja Ampat, Papua Barat, Kamis 16 Maret 2017.

Salah satunya adalah rusaknya terumbu karang kawasan Barrier reef Australia akibat kandasnya sebuah kapal asing. Kejadian pada 2010 itu membuat kerusakan ekosistem seluas 40 hektare. “Kapal asing diminta ganti rugi sebanyak Rp1,6 triliun,” kata Karliansyah.

Baca:
Kerusakan Terumbu Karang Raja Ampat Meluas Setelah ...
Terumbu Karang Raja Ampat, Ini Kesepakatan dengan ...

Kasus yang pernah terjadi di Australia itu nantinya bisa dibandingkan dengan kerugian yang ditaksir para ahli terumbu karang. Faktor lain seperti penyelaman, wisata, ekosistem dan budaya lokal pun nantinya akan diperhitungkan.

Kapal pesiar milik operator wisata Noble Caledonia itu kandas setelah menyelesaikan perjalanan wisata pada 4 Maret lalu. Kapal berbendera bahama, Inggris yang dinakhodai Kapten Keith Michael Taylor itu kandas dalam perjalanan menuju Bitung, Sulawesi Utara. Minimal ada delapan genus karang yang hancur dan patah berkeping-keping. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat kerusakan terumbu karang yang ditabrak Caledonian Sky kapal pesiar asal Inggris, MV Caledonian Sky mencapai 13.522 meter persegi.

Karliansyah mendatangi lokasi kejadian kandasnya kapal di perairan kawasan Pulau Kri, Raja Ampat kemarin. Ia datang untuk memastikan kondisi dan luas kerusakan di kawasan itu.

Baca juga:

Sidang E-KTP, Saksi Bilang Irman Sering Minta Uang ke Andi
Sidang E-KTP, Saksi: Irman Dikejar-kejar Anggota Komisi II DPR

Jumat ini, kata Karliansyah, tim ahli gabungan dari pemerintah dan tim ahli dari pihak kapal baru dijadwalkan tiba di Raja Ampat untuk melakukan survei gabungan menghitung dampak kerusakan yang terjadi. Hal ini untuk menentukan kesepakatan ganti rugi yang akan dituntut Indonesia kepada pemilik kapal.

Secara internal, Karliansyah pun akan mempertimbangkan untuk menambah rambu laut. Menurut informasi yang didapatnya masih banyak rambu yang belum terlihat oleh kapal. "Walaupun ada mesin-mesin canggih, tapi rambu tetap diperlukan utuk menambah kewaspadaan nahkoda saat mengemudi."

MITRA TARIGAN

 






UB Kukuhkan Siti Nurbaya Menjadi Profesor Kehormatan

27 Juni 2022

UB Kukuhkan Siti Nurbaya Menjadi Profesor Kehormatan

Senat Akademik Universitas Brawijaya (UB) mengukuhkan Siti Nurbaya Bakar, sebagai Profesor Kehormatan dalam bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Alam.


Krisis Pangan Dunia, Jokowi Cerita Dihubungi PM yang Minta Minyak Goreng

14 Juni 2022

Krisis Pangan Dunia, Jokowi Cerita Dihubungi PM yang Minta Minyak Goreng

Jokowi menyatakan sempat dihubungi perdana menteri sebuah negara yang meminta Indonesia mengekspor minyak goreng ke sana.


Hadiah Kalpataru untuk Pelestari Hutan di Kaki Gunung Lemongan

6 Juni 2022

Hadiah Kalpataru untuk Pelestari Hutan di Kaki Gunung Lemongan

Kisah peraih Kalpataru ketegori Perintis Lingkungan: 26 tahun lalu prihatin hutan hanya ilalang yang silih berganti terbakar dan longsor.


Jaringan Independen Khawatir Hutan Jawa Dibuka untuk Jalan Tol

4 Juni 2022

Jaringan Independen Khawatir Hutan Jawa Dibuka untuk Jalan Tol

Jaringan Pengawas Independen Kehutanan mempertanyakan langkah pemerintah menerbitkan aturan mengenai pengelolaan khusus kawasan Hutan Jawa.


Basarnas Sebut 21 Penumpang KM Ladang Pertiwi yang Hilang Masih Dicari

29 Mei 2022

Basarnas Sebut 21 Penumpang KM Ladang Pertiwi yang Hilang Masih Dicari

Basarnas mencatat 21 orang selamat dari musibah kecelakaan kapal laut KM Ladang Pertiwi 2 di perairan Pangkep. Terakhir, 4 orang dikabarkan ditemukan.


Rawan Konflik, Serikat Pekerja Perhutani Tolak SK KLHK Soal Hutan Jawa

29 Mei 2022

Rawan Konflik, Serikat Pekerja Perhutani Tolak SK KLHK Soal Hutan Jawa

SK KLHK itu mengatur hutan negara yang berlokasi di Jawa di bawah Perhutani akan diambil alih untuk dikelola secara khusus.


Upaya Pencarian Korban Kecelakaan Kapal Laut KM Ladang Pertiwi Terus Dilakukan

29 Mei 2022

Upaya Pencarian Korban Kecelakaan Kapal Laut KM Ladang Pertiwi Terus Dilakukan

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meminta warganya mendoakan agar korban kecelakaan kapal laut KM Ladang Pertiwi bisa ditemukan dan selamat.


Kapal Feri Filipina Angkut 134 Penumpang Terbakar, 7 Orang Tewas

23 Mei 2022

Kapal Feri Filipina Angkut 134 Penumpang Terbakar, 7 Orang Tewas

Penjaga pantai Filipina menyebut tujuh penumpang kapal feri masih hilang


Kemlu Kawal Proses Hukum 25 TKI Korban Kapal Tenggelam di Malaysia

11 Februari 2022

Kemlu Kawal Proses Hukum 25 TKI Korban Kapal Tenggelam di Malaysia

Kementerian Luar Negeri akan mendampingi TKI yang masuk Malaysia secara ilegal. Mereka adalah korban selamat dalam kecelakaan kapal.


Kapal Pengangkut TKI Ilegal ke Malaysia Terbalik, 11 Orang Tewas

15 Desember 2021

Kapal Pengangkut TKI Ilegal ke Malaysia Terbalik, 11 Orang Tewas

Kapal laut yang mengangkut TKI ilegal ke Malaysia dihantam ombak. 11 orang tewas, puluhan lainnya masih hilang.