Antre, MKD: Penanganan Laporan tentang Novanto Relatif Lama

Reporter

Ketua DPR Setya Novanto menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 15 Maret 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Sufmi Dasco Ahmad memperkirakan proses penanganan dugaan pelanggaran kode etik Setya Novanto memakan waktu lama. Sebab, dugaan laporan terhadap Novanto berbarengan dengan sembilan laporan pelanggaran yang masuk pada masa reses.

Laporan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia Bonyamin Saiman tentang Novanto baru akan diverifikasi. Keputusan kelanjutan proses hukum akan diputuskan melalui rapat internal MKD. "Kami baru baca sekilas dan akan disampaikan pada tim verifikasi lalu dibawa ke rapat internal MKD," kata Dasco di Ruang MKD, DPR RI , Senayan, Jakarta, Jumat 17 Maret 2017.

Baca:
Setya Novanto Enggan Komentari Tudingan Berbohong oleh MAKI
Sidang E-KTP, Pesan Setya Novanto: Bilang Tidak Kenal Saya  

Dasco memperkirakan proses penanganan laporan tentang Novanto tak secepat proses penanganan pelanggaran kode etik yang pernah dijalani bekas Ketua DPR, Ade Komarudin. Saat itu tak banyak kasus yang ditangani MKD. "(Hanya) Ada dua laporan dari internal waktu itu, jadi saling berkaitan," kata politikus Partai Gerindra itu.

Novanto kembali diadukan ke MKD dengan dugaan pelanggaran kode etik sehubungan dengan keterlibatannya dalam perkara korupsi e-KTP. Sebelumnya, Novanto pernah dilaporkan ke MKD karena dinilai melanggar kode etik karena bertemu dengan calon presiden Amerika Serikat Donald Trump dan kasus “Papa Minta Saham” Freeport.

Baca juga:
Sidang E-KTP, Gamawan: Usul Anggaran dari DPR dan Menteri Lama  
Bantu Pengungsi Rohingya, Indonesia Bangun Rumah Sakit di Myanmar

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman melaporkan Novanto ke MKD. Dasco pun menyebutkan masih bakal memverifikasi laporan itu dan memutuskan keberlanjutan kasus ini dalam internal MKD.

Nama Setya Novanto disebut dalam berkas dakwaan sidang kasus e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis 9 Maret 2017. Setya bahkan disebut menerima duit Rp574 miliar dari proyek senilai Rp5,9 triliun yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu.

Namun berulang kali ia membantah. “Tidak ada satu sen pun, baik kepada Partai Golkar maupun saya pribadi.” Untuk itu ia menawarkan rekeningnya dicek.

ARKHELAUS W.

Video Terkait:

Dituduh Terima Duit E-KTP, Melchias Markus Laporkan Andi Narogong ke Polisi
Mendagri Tjahjo Kumolo Menjawab Pertanyaan Netizen soal E-KTP
Kasus E-KTP, Gamawan: DPR Yang Inginkan Proyek Ini Gunakan APBN
Kasus E-KTP: Eks Sekjen Kemendagri Akui Bertemu Setya Novanto Bersama Dengan Terdakwa
Eks Sekjen Kemendagri Akui Terima Uang 500 US Dollar Dari Irman dan Andi Narogong






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

21 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Puan Maharani Sempat Diadukan ke MKD, Apa Fungsi Mahkamah Kehormatan Dewan Ini?

22 hari lalu

Puan Maharani Sempat Diadukan ke MKD, Apa Fungsi Mahkamah Kehormatan Dewan Ini?

Puan Maharani sempat diadukan ke MKD buntut perayaan ulang tahun saat rapat dan buruh menolak kenaikan harga BBM di luar gedung DPR. Apa tugas MKD?


Apa Tugas Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)?

39 hari lalu

Apa Tugas Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)?

MKD memanggil Menkopolhukam Mahfud Md dan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso terkait Kasus Irjen Ferdy Sambo. Lantas apa tugas dari MKD?


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

55 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.


Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

2 Maret 2022

Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

Dirjen Lapas membenarkan Setya Novanto sempat berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin.