Sekolah Diduga Potong Dana Kartu Pintar untuk Bangun Jembatan  

Reporter

ilustrasi Kartu Indonesia Pintar

TEMPO.COBrebes - Penyaluran dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Brebes diduga masih diwarnai pemotongan. Dana yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan sekolah siswa diduga dipotong untuk guru dan pembuatan jembatan menuju sekolah.

Mustafa, 35 tahun, warga Desa Lembarawa, Kecamatan Brebes, mengeluhkan pemotongan dana yang dilakukan pihak SD Negeri 2 Lembarawa, tempat sekolah anaknya. Dana yang seharusnya diterima Rp 225 ribu dipotong Rp 200 ribu. Menurut Mustafa, dana potongan itu akan digunakan pihak sekolah untuk pembangunan jembatan. “Tinggal 25 ribu, dipotong lagi, katanya untuk upah transportasi guru. Akhirnya pulang tidak bawa duit sama sekali,” katanya sambil menunjukkan kuitansi potongan dana, Kamis, 16 Maret 2017.

Baca: Kasus E-KTP Berpotensi Ganggu Pilkada di Sulsel

Dana bantuan dari pemerintah pusat tersebut dibagikan ke siswa melalui wali murid pada Jumat, 10 Maret 2017. Di sekolah itu ada 54 anak yang mendapatkan dana bantuan. Jumlahnya bervariasi, mulai Rp 225 ribu hingga Rp 450 ribu per anak. “Anak saya kelas satu, baru dapat bantuan itu, tapi langsung dipotong,” ujar Mustafa.

Dia mengatakan, sebelumnya, pihak sekolah memang mengajak wali murid berembuk tentang perbaikan jembatan yang menjadi akses utama para siswa. Sekolah meminta kepada wali murid berpartisipasi dengan menyumbang sukarela. Namun, begitu dana bantuan tersebut cair, ternyata dipotong. “Kalau seperti ini, kami keberatan. Padahal katanya seikhlasnya,” katanya.

Kepala SD Negeri 2 Lembarawa Aris Siswanto membenarkan pihaknya sedang membutuhkan dana untuk perbaikan jembatan. Dia juga tak menampik jika sekolah meminta wali murid menyumbang secara sukarela untuk perbaikan jembatan. Namun dia membantah telah memotong dana bantuan tersebut secara sepihak. “Itu tidak benar, sekolah tidak memotong (dana bantuan). Dana itu sudah dibagikan ke wali murid secara utuh. Lalu mereka baru memberikan sumbangan secara sukarela,” tuturnya.

Baca: Sidang E-KTP, Irman Sanggah Kesaksian Bekas Sekjen Kemendagri

Aris mengungkapkan, jembatan di depan pintu gerbang sekolah tersebut memang mendesak untuk diperbaiki. Sebab, desain jembatan terlalu sempit dan mengganggu saluran irigasi. Jika tidak segera direnovasi, dia khawatir akan menghambat irigasi ke sawah warga. Sekolah, kata dia, sebenarnya sudah menyampaikan kepada pihak pemerintah desa agar memperbaiki.

“Tapi desa tidak ada dana,” katanya. Hal itu dibenarkan kepala desa setempat, Darkiyan. Alasannya, alokasi dana untuk perbaikan jembatan tidak masuk dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) 2016.

Baca: Balita Tewas Dilindas Fortuner, Polisi Bingung Hukum Pelaku

Karena itu, berdasarkan rapat komite sekolah bersama orang tua wali, sekolah memutuskan meminta sumbangan dana sukarela dari orang tua murid untuk memperbaiki jembatan tersebut. “Dana yang dibutuhkan sekitar Rp 15 juta,” kata Aris. Lantaran menuai protes dari sejumlah wali murid, uang tersebut sudah dikembalikan pada Rabu sore, 15 Maret 2017.

MUHAMMAD IRSYAM FAIZ






BPJS Kesehatan Uji Skema Sharing Iuran di Brebes

27 Juli 2022

BPJS Kesehatan Uji Skema Sharing Iuran di Brebes

SSI memungkinkan Pemerintah Daerah untuk membantu pembiayaan iuran peserta mandiri dengan alokasi yang disesuaikan dengan kemampuan finansial daerah.


Pendaftar PPDB Depok Lampaui Kuota, Orang Tua Kecewa Anak Tidak Diterima SMP Negeri

30 Juni 2022

Pendaftar PPDB Depok Lampaui Kuota, Orang Tua Kecewa Anak Tidak Diterima SMP Negeri

DKR Depok banyak mendapat laporan soal PPDB, Dinas Pendidikan tidak mengakomodir peserta Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS PBI),


Cerita Anggota Khilafatul Muslimin yang Pemimpinnya Ditahan Polisi

17 Juni 2022

Cerita Anggota Khilafatul Muslimin yang Pemimpinnya Ditahan Polisi

Berawal dari konvoi motor yang viral di Brebes, anggota Khilafatul Muslimin di Brebes ini mulai berurusan dengan polisi. Empat hari diperiksa polisi.


Alasan BPJS Kesehatan Buka Data Kartu Indonesia Sehat ke Pemda

9 Juli 2020

Alasan BPJS Kesehatan Buka Data Kartu Indonesia Sehat ke Pemda

BPJS Kesehatan membuka akses dashboard Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke pemerintah daerah untuk mengolah data dan informasi KIS peserta JKN.


Sidak ke RSUD Subang, Jokowi: 90 Persen Pakai KIS

29 November 2019

Sidak ke RSUD Subang, Jokowi: 90 Persen Pakai KIS

"Angkanya hampir sama, artinya memang masyarakat memanfaatkan kartu BPJS dalam rangka pelayanan kesehatan," kata Jokowi.


BPS: Jumlah Rakyat Miskin RI Susut 529,9 Ribu Orang

15 Juli 2019

BPS: Jumlah Rakyat Miskin RI Susut 529,9 Ribu Orang

BPS mencatat persentase rakyat miskin pada Maret 2019 menurun sebesar 0,25 persen bila dibandingkan September 2018.


Wisata Sejarah ke Museum Mini Fosil Purba Bumiayu

13 Juli 2019

Wisata Sejarah ke Museum Mini Fosil Purba Bumiayu

Museum Mini Fosil Purba Bumiayu terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan, Desa Kalierang, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah.


Temuan Fosil Manusia Purba di Brebes Bisa Mengubah Teori Sejarah

3 Juli 2019

Temuan Fosil Manusia Purba di Brebes Bisa Mengubah Teori Sejarah

Selain fosil manusia purba, para peneliti sebelumnya telah menemukan beberapa fosil lain di wilayah Bumiayu dan sekitarnya.


Fosil Manusia Purba Tertua di Indonesia Ditemukan di Brebes

3 Juli 2019

Fosil Manusia Purba Tertua di Indonesia Ditemukan di Brebes

Temuan fosil manusia purba tersebut berupa tulang bonggol dan rahang serta akar gigi.


Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

26 Mei 2019

Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

BPJS Kesehatan menawarkan pelayanan mudik bagi peserta dari H-7 sampai H+7 lebaran.