Hasyim Muzadi Sosok Penerus Gusdur di Mata Muhaimin Iskandar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhaimin Iskandar beserta istri setibanya di rumah Megawati Soekarnoputri dalam acara open house Idul Fitri, di Jakarta, 28 Juli 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Muhaimin Iskandar beserta istri setibanya di rumah Megawati Soekarnoputri dalam acara open house Idul Fitri, di Jakarta, 28 Juli 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Depok - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengungkapkan kedekatannya dengan pendiri Pondok Pesantren Al-Hikam, Hasyim Muzadi. Menurut Cak Imin—sapaan Muhaimin Iskandar—Hasyim merupakan sosok yang menggunakan selera humornya dalam setiap tausiah maupun berbicara.

    "Sosoknya patut menjadi teladan kita semua. Untuk mendamaikan Indonesia, menentramkan antargolongan, menjaga kebinekaan," kata mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu di Ponpes Al-Hikam, Kamis, 16 Maret 2017.

    Baca juga:
    Nusron Wahid: Empat Kali Beda Pendapat dengan Hasyim Muzadi
    Hasyim Muzadi Meninggal, Ini Kesan Yusril Ihza Mahendra

    Menurut dia, Hasyim merupakan penerus mantan presiden Abdurrahman Wahid atau Gusdur dalam menjaga kebinekaan Indonesia. Sehingga, kata dia, semangat dan perjuangan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul itu untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, mesti terus dijaga.

    "Saya sering bertemu di pesantren. Sebab, pertemuan rutin di sini," ujarnya.

    Ia menuturkan Hasyim Muzadi sebagai tokoh nasional yang bisa menjembatani perbedaan kelompok dan golongan. Bahkan, kata dia, bisa dibilang, Hasyim sebagai sosok yang mampu menyatukan kebhinekaan Indonesia.

    "Mari teruskan perjuangan untuk menjaga kebhinekaan Indonesia, agar tetap bersatu dan tidak ada konflik," ujar Muhaimin. "Beliau sosok pemimpin umat yang mampu menjaga dan berdialog dengan seluruh umat," katanya.

    IMAM HAMDI

    Simak:
    JK Jadi Inspektur Upacara Pemakaman Hasyim Muzadi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.