Menteri Khofifah: Hasyim Muzadi Ingatkan Jangan Jadi 'Wisatawan'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri temu nasional, Alumni Universitas Muslim Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan. TEMPO/Iqbal Lubis

    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri temu nasional, Alumni Universitas Muslim Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Depok - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengingat sosok Hasyim Muzadi sebagai gurunya. Ia masih mengingat pesan Hasyim yang kerap dilontarkannya bahwa jangan pernah menjadi muslimat yang hanya menjadi wisatawan di Indonesia.

    "Jangan jadi umat Islam yang berada di Indonesia, tapi harus jadi orang Indonesia yang beragama Islam," ujar Khofifah mengenang pernyataan Hasyim Muzadi di rumah duka di kompleks Pondok Pesantren Al-Hikam, Beji, Depok, Kamis, 16 Maret 2019. "Kalau menjadi muslimat jangan merasa menjadi wisatawan di Indonesia," kata dia.

    Baca juga:
    Menteri Khofifah: Pesan Kebangsaan Hasyim Muzadi Cukup Berat
    Hasyim Muzadi Meninggal, Ini Kesan Yusril Ihza Mahendra

    Menurut dia, Hasyim selalu memberikan konsep Islam yang sederhana, dan mudah dipahami. Hasyim masih melihat ada umat Islam yang berada di Indonesia, tapi seolah-olah menjadi wisatawan.

    Padahal, kalau menempatkan diri sebagai orang Indonesia yang beragama Islam, nuansa keindonesiaan akan semakin besar. Bahkan, dampaknya dapat berkontribusi positif untuk membenahi persoalan bangsa. "Jadilah orang Indonesia yang beragama Islam," ucapnya.

    Selain itu, sesama umat manusia harus bisa saling menghormati. Yang mayoritas, kata dia, bisa menghormati yang minoritas dan sebaliknya. "Konsepnya sangat sederhana dalam konteks hubungan agama dan negara," ujarnya.

    IMAM HAMDI

    Baca pula:
    Nusron Wahid: Empat Kali Beda Pendapat dengan Hasyim Muzadi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.