TKI Dompu Tewas di Dubai, Paspor Pelancong Berujung Trafficking

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paspor buruh migran yang diperdagangkan ke Malaysia (Tempo/Shinta Maharani)

    Paspor buruh migran yang diperdagangkan ke Malaysia (Tempo/Shinta Maharani)

    TEMPO.CO, Dompu - Sarafiah, tenaga kerja wanita asal Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, yang dibunuh majikannya di Dubai sebulan lalu, ternyata korban perdagangan manusia atau trafficking. Pasalnya, penempatan gadis asal Desa Mumbu, Kecamatan Woja, itu tidak disertai dokumen resmi dari pemerintah.

    Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dompu Amiruddin di kantornya pada Kamis, 16 Maret 2017, mengatakan keberangkatan Sarafiah ke Dubai untuk ditempatkan menjadi tenaga kerja tidak melalui perusahaan jasa tenaga kerja, melainkan hanya melalui perorangan.

    Baca: TKI Asal Dompu Dipastikan Meninggal Dianiaya Majikan

    Akibatnya, paspor yang dipergunakan Sarafiah adalah paspor kunjungan sebagai pelancong. “Dia (Sarafiah) TKW yang dikirim secara ilegal oleh oknum perekrut, tidak melalui perusahaan jasa,” ucap Amiruddin.

    Masa berlaku paspor tersebut hanya tiga bulan, selanjutnya harus diperpanjang. “Kalau tidak diperpanjang, korban akan kena deportasi atau pemulangan secara paksa oleh negara tujuan,” ujarnya.

    Laporan Investigasi di Majalah Tempo 20-26 Maret 2017 tentang perdagangan manusia melaporkan jaringan serta modus yang digunakan para pelaku perdagangan manusia menjebak korbannya, khususnya TKI dari Nusa Tenggara Timur. Jika jumlah TKI legal di Malaysia mencapai 1,2 juta orang. Jumlah TKI ilegal diperkirakan dua kali lebih besar. Mereka kerap tak memperoleh haknya, bahkan terkadang disiksa atau dibunuh

    Infografik: Berdagang Orang ke Malaysia

    Menurut Amiruddin, Sarafiah mulai memasuki Dubai April atau Mei 2016 menggunakan paspor pelancong. Ia dibawa Iwan dan Desi Maulidia serta direkrut Erni. “Diduga kuat Sarafiah korban perdagangan manusia. Praktek trafficking dialami korban,” tutur Amiruddin.

    Simak pula: Sidang E-KTP, Gamawan Fauzi Akui Terima Duit Rp 1,5 Miliar, Namun...

    Kejadian yang menimpa Sarafiah adalah satu dari banyaknya kasus penyiksaan yang dialami TKI. Karena itu, atas nama Dinas Tenaga Kerja, Amiruddin mengimbau masyarakat tidak mudah terpancing oleh rayuan oknum dan perusahaan jasa TKI yang mengiming-imingi suatu pekerjaan karena fatal akibatnya jika tidak melalui prosedur resmi pemerintah.

    Investigasi: Jaringan 'Mafia' Penjual Manusia

    Apalagi, ujar dia, Indonesia sudah melakukan moratorium (menghentikan sementara) penempatan TKI di Dubai. “Sudah tidak ada lagi penempatan TKI di sana,” tutur Amiruddin.

    AKHYAR M. NUR

    Video Terkait:
    Investigasi Majalah Tempo: Perdagangan Manusia ke Malaysia
    Korban Perdagangan Manusia, 8 TKI Brebes Diselundupkan Lewat Laut


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Pembala Jatuh, Marc Marquez Jaya di Catalunya, Barcelona

    Marc Marquez memenangi seri ketujuh balapan MotoGP di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada 16 Juni 2019 yang diwarnai jatuhnya empat pebalap unggulan.