Ketua KPK Terkenang Hasyim Muzadi yang Selalu Memberi Nasihat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menghadiri rapat dengar pendapat Komisi VII DPR RI membahas potensi kerugian negara pada sektor energi, pertambangan, dan migas di Gedung Nusantara I, Komplek DPR/MPR, Jakarta, Rabu, 26 Oktober 2016. TEMPO/DENIS RIANTIZA

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menghadiri rapat dengar pendapat Komisi VII DPR RI membahas potensi kerugian negara pada sektor energi, pertambangan, dan migas di Gedung Nusantara I, Komplek DPR/MPR, Jakarta, Rabu, 26 Oktober 2016. TEMPO/DENIS RIANTIZA

    TEMPO.COJakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Raharjo menyampaikan ucapan turut berdukacita atas meninggalnya KH Hasyim Muzadi. Agus teringat, anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu memberikan nasihat kepada KPK.

    "Saya sangat mendalam ikut berdukacita. Beliau dua kali mengunjungi KPK, sekali mengundang kami, dan beliau selalu memberikan nasihat kepada KPK," kata Agus di Balai Diklat Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Maret 2017.

    Baca: Dimakamkan di Ponpes Al Hikam Depok, Ini Wasiat Hasyim Muzadi

    "Misalkan beliau dimakamkan di sekitar Jabodetabek, kami akan menyampaikan rasa dukacita yang mendalam, mungkin taksiah ke rumahnya," ucap Agus.

    Pendiri Pondok Pesantren Al-Hikam Malang tersebut sebelumnya menjalani perawatan tiga hari di Rumah Sakit Lavalette dari 11 Maret 2017. Setelah itu, keluarga membawanya pulang untuk menjalani masa pemulihan di rumah di Jalan Cengger Ayam, Malang.

    Baca juga: Jokowi Sempat Tawarkan Dokter Kepresidenan kepada Hasyim Muzadi 

    KH Hasyim Muzadi tutup usia pada Kamis pagi, 16 Maret 2017. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini akan dimakamkan di Pondok Pesantren Al-Hikam Depok sesuai wasiatnya. 

    REZKI ALVIONITASARI

    Video Terkait: KH Hasyim Muzadi: Ulama, Dosen, Politisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.