Pilkada DKI, ke Mana Suara Nahdlatul Ulama Berlabuh?  

Reporter

Sampul Majalah Tempo, 20 Februari 2017, tentang hasil putaran pertama Pilkada DKI 2017.

TEMPO.COJakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan tidak akan terlibat dalam pertarungan politik pemilihan kepala daerah DKI Jakarta yang sedang berlangsung. Secara tegas, NU menyatakan tidak berpihak pada pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat ataupun Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
 
"NU pasti tidak akan meng-endorsement ke salah satu tokoh,” kata Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia PBNU Rumadi Ahmad, Rabu, 15 Maret 2017.

Baca: Agama Dicampuradukkan Pilkada Jakarta, PBNU: Sudah Overdosis

Menurut dia, NU akan menerima siapa pun pasangan calon yang datang ke PBNU, tapi tak akan menyatakan dukungan. Rumadi mengatakan lembaganya membebaskan semua warga NU di Jakarta untuk menentukan pilihan masing-masing. 

Menurut Rumadi, NU telah menarik diri dari politik praktis sejak 1984. "Kenapa NU menarik diri dari politik praktis? Karena orang akan mudah terjebak dalam politisasi agama," kata Rumadi. Karena itu, NU berharap tidak akan ada pihak-pihak yang menyangkutpautkan antara agama dan politik praktis. 
 
Ia mengaku prihatin atas berbagai insiden yang disebabkan politisasi terhadap agama. Salah satu contohnya adalah peristiwa penolakan menyalatkan jenazah pendukung salah satu pasangan calon. Juga ada pengurus masjid yang dipecat karena mendukung calon tertentu. "Ini sudah overdosis," kata Rumadi.

Baca: Pembina Masjid Dipecat karena Dukung Ahok, Djarot Prihatin
 
Dia khawatir hal tersebut bisa mengancam keberagaman bangsa sehingga dicontoh dan menyebar ke daerah. “Intoleransi bakal meluas ke seluruh Indonesia,” ujarnya. “Kami meminta semua pihak menyudahi ini.”
 
Untuk mendorong hal itu, menurut Rumadi, para ulama NU akan bermusyawarah di Pesantren Al-Anwar, Rembang, Jawa Tengah. Mereka akan membahas keberagaman dan polemik nasional yang sedang ramai. Para ulama, seperti Mustofa Bisri alias Gus Mus, Said Aqil, dan Maimun Zubair, dijadwalkan hadir dalam acara yang digelar pada 16 Maret 2017 tersebut.
 
AVIT HIDAYAT






Kemenag Buka Pendaftaran Bantuan Pesantren Hingga Ormas, Bisa Dapat Hingga Rp 200 Juta

2 hari lalu

Kemenag Buka Pendaftaran Bantuan Pesantren Hingga Ormas, Bisa Dapat Hingga Rp 200 Juta

Kemenag memberikan besaran bantuan mulai dari Rp 50-200 juta. Pendaftaran ditutup hingga akhir Oktober. Simak cara dan syaratnya.


Serikat Nelayan NU Bagi Ikan Gratis untuk Warga Menteng Dalam

31 hari lalu

Serikat Nelayan NU Bagi Ikan Gratis untuk Warga Menteng Dalam

Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama membagikan satu ton ikan gratis kepada masyarakat di kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.


Kontroversi Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet, Ini Penjelasan Pakar Bahasa

47 hari lalu

Kontroversi Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet, Ini Penjelasan Pakar Bahasa

Pakar Bahasa dari UIN Syarif Hidayatullah sebut dari segi bahasa, lagu itu tidak memiliki unsur negatif, namun dari segi kepantasan tidak pas.


PBNU Buka Pendaftaran Beasiswa ke Universitas Al Azhar Kairo

15 Juli 2022

PBNU Buka Pendaftaran Beasiswa ke Universitas Al Azhar Kairo

Pendaftaran beasiswa ke Universitas Al Azhar Kairo dibuka sejak 14-20 Juli 2022.


UNU Yogyakarta dan UEA Teken MoU Pendirian Sekolah Masa Depan

3 Juli 2022

UNU Yogyakarta dan UEA Teken MoU Pendirian Sekolah Masa Depan

Penandatangan MoU antara PBNU dan UEA dilakukan untuk mendirikan sekolah masa depan di bawah UNU Yogyakarta


Rahasia Pesantren Tambakberas Berdiri Hingga Usia Hampir 2 Abad

28 Juni 2022

Rahasia Pesantren Tambakberas Berdiri Hingga Usia Hampir 2 Abad

Putri Abdul Wahab, Nyai Mundjidah Wahab memaparkan, ada empat modal yang menjadi rahasia Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Apa saja?


Profesor NU, Anak Penjual Petis Jadi Rektor UIN Sunan Ampel

13 Juni 2022

Profesor NU, Anak Penjual Petis Jadi Rektor UIN Sunan Ampel

Muzakki yang merupakan Guru besar bidang Sosiologi Pendidikan UIN Sunan Ampel adalah seorang putra penjual petis di Pasar Sidoarjo.


Ketua Majelis Sang Presiden Dukung Anies Baswedan, PBNU: Ia Pernah di LPBHNU

9 Juni 2022

Ketua Majelis Sang Presiden Dukung Anies Baswedan, PBNU: Ia Pernah di LPBHNU

Ahmad Nurul Huda Haem menyatakan Ketua Majelis Sang Presiden Abu Abdurrahman memang pernah duduk sebagai Wakil Ketua LPBHNU.


Ketua Panitia Majelis Sang Presiden Dukung Anies Disebut NU, PBNU Membantah

9 Juni 2022

Ketua Panitia Majelis Sang Presiden Dukung Anies Disebut NU, PBNU Membantah

Ketua PBNU Ahmad Fahrurrozi mengaku tidak mengenal ketua panitia deklarasi dukung Anies Capres 2024 di Hotel Bidakara.


Gus Jazil Ajak Nahdliyin Gotong Royong Bangun RSNU Gresik

14 Mei 2022

Gus Jazil Ajak Nahdliyin Gotong Royong Bangun RSNU Gresik

Nahdlyin yang bersatu dan bekerja sama akan lebih mudah membangun bangsa.