Kasus Mobil Listrik, Hakim Tolak Praperadilan Dahlan Iskan

Reporter

Dahlan Iskan usai diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Kejaksaan Agung di gedung Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, 17 Juni 2015. Dari 16 mobil listrik yang diajukan untuk dibuat, hanya 3 mobil listrik yang terselesaikan dibuat. Tempo/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan Mantan Menteri Badan Usaha Milih Negara (BUMN) Dahlan Iskan dalam perkara dugaan korupsi  proyek mobil listrik, Selasa, 14 Maret 2017.

Hakim tunggal Made Sutrisna menyatakan menolak seluruh eksepsi Dahlan.  "Eksepsi dari Pemohon tidak dapat diterima. Menolak gugatan praperadilan untuk seluruhnya," ujar Made.

Baca: Dahlan Iskan Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Mobil Listrik

Made menilai alat bukti dalam penetapan tersangka pada Dahlan Iskan sudah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Adapun dua alat bukti yang dipakai Kejaksaan untuk menjerat Dahlan sudah terpenuhi, yakni sebagaimana disebutkan dalam putusan kasasi Mahkamah Agung atas terdakwa Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi.

"Majelis hakim menilai dua alat bukti yang ada sudah sah sehingga apa yang sudah ada dalam putusan kasasi itu memang sudah ada bukti, yakni 16 mobil dan keterangan saksi-saksi," katanya. "Penetapan tersangka yang dilakukan juga mengacu pada putusan terdakwa Ahmadi yang telah berkekuatan hukum tetap."

Simak: Ini Tanggapan Dahlan Setelah Jadi Tersangka Mobil Listrik

Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan  korupsi secara bersama sama dengan Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama Dasep Dahmadi. Penetapan itu berdasarkan hasil putusan kasasi Dasep yang menyatakan dia terbukti korupsi yang merugikan negara Rp 17 miliar dalam proyek penelitian mobil listrik.

Dasep saat itu menjadi ketua proyek ini. Perusahaannya ditunjuk langsung oleh Dahlan yang ketika itu menjabat Menteri BUMN untuk menggarap 16 mobil listrik dalam proyek ini. Penunjukkan langsung oleh Dahlan itu dinilai Mahkamah Agung tidak sesuai ketentuan Kepres 54 Tahun 2010, karena tidak melalui tender.

INGE KLARA SAFITRI






Popularitas Balap Formula E Diyakini akan Menyalip Formula 1

35 menit lalu

Popularitas Balap Formula E Diyakini akan Menyalip Formula 1

Bos tim Formula E Envision Racing Sylvain Filipi yakin bahwa balap mobil listrik akan menjadi fokus utama dan para sponsor di masa mendatang.


Spesifikasi Mobil Listrik Citroen e-C4 yang Bakal Rilis di Indonesia

6 jam lalu

Spesifikasi Mobil Listrik Citroen e-C4 yang Bakal Rilis di Indonesia

Mobil listrik Citroen e-C4 dibekali baterai Lithium-ion berkapasitas 50 kWh dengan jarak tempuh hingga 350 kilometer dalam sekali pengisian daya.


Mobil Listrik Citroen AMI Pesaing Wuling Air ev Diperkenalkan di Indonesia, Kapan Dijual?

7 jam lalu

Mobil Listrik Citroen AMI Pesaing Wuling Air ev Diperkenalkan di Indonesia, Kapan Dijual?

Dalam kesempatan seremoni kembalinya Citroen di Indonesia, merek mobil Prancis ini secara mengejutkan menghadirkan mobil listrik mungilnya yang bernama Citroen AMI.


Mulai Tahun Depan, Mobil dan Motor Patroli Polisi Bakal Pakai Kendaraan Listrik

8 jam lalu

Mulai Tahun Depan, Mobil dan Motor Patroli Polisi Bakal Pakai Kendaraan Listrik

Korlantas Polri mengonfirmasi bahwa mulai tahun depan, seluruh mobil dan motor patroli lalu lintas akan menggunakan kendaraan listrik.


Comeback di Indonesia, Citroen Targetkan 15 Dealer dan Pasarkan 3 Mobil

19 jam lalu

Comeback di Indonesia, Citroen Targetkan 15 Dealer dan Pasarkan 3 Mobil

Tiga model mobil yang akan segera diluncurkan di Indonesia adalah Citroen C5 Aircross, New Citroen C3, dan mobil listrik Citroen e-C4.


Harga Robot Humanoid Tesla Rp 300 Juta, Lebih Murah dari Mobil Listrik

1 hari lalu

Harga Robot Humanoid Tesla Rp 300 Juta, Lebih Murah dari Mobil Listrik

CEO Tesla Elon Musk memamerkan prototipe robot humanoid bernama Optimus, yang bisa berjalan dan melambaikan tangan seperti manusia.


Kendaraan Listrik untuk Mobil Dinas, Pemkot Bogor Anggarkan Rp 1,8 M

1 hari lalu

Kendaraan Listrik untuk Mobil Dinas, Pemkot Bogor Anggarkan Rp 1,8 M

Pemerintah kota (Pemkot) Bogor turut mendukung Instruksi Presiden (Inpres) untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai mobil dinas.


Nissan dan Mitsubishi Berkolaborasi Hadirkan Mobil Listrik, Harganya Rp 250 Jutaan

1 hari lalu

Nissan dan Mitsubishi Berkolaborasi Hadirkan Mobil Listrik, Harganya Rp 250 Jutaan

Nissan dan Mitsubishi berkolaborasi untuk memproduksi mobil listrik atau Kei Car dengan tenaga listrik untuk pasar Jepang.


Avanza Listrik Bikinan Atta Halilintar Bisa Tempuh Jarak 175 Km, Berapa Top Speednya?

3 hari lalu

Avanza Listrik Bikinan Atta Halilintar Bisa Tempuh Jarak 175 Km, Berapa Top Speednya?

Mobil listrik Toyota Avanza Atta Halilintar dibangun dari basis Toyota Avanza tahun 2010, tipe G bertransmisi manual.


Respons Bengkel Modifikasi Mobil Soal Kendaraan Listrik Konversi

3 hari lalu

Respons Bengkel Modifikasi Mobil Soal Kendaraan Listrik Konversi

Tomi Gunawan mengatakan tren kendaraan listrik konversi akan semakin banyak. Mau tahu detilnya?