Bapak dan Anak di Bengkalis Hilang Ditelan Arus Laut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang hilang. Cretedoc.gr

    Ilustrasi orang hilang. Cretedoc.gr

    TEMPO.COPekanbaru - Sepasang ayah dan anaknya, warga Desa Pangkalan Batang, Bengkalis, hilang terseret arus laut ketika korban bermain di pantai. Kedua korban, yakni Hanafi, 27 tahun, dan anaknya, Haikal (7), dilaporkan tenggelam dan hingga kini belum ditemukan.

    "Masih dalam pencarian," kata Kepala Kepolisian Resor Bengkalis Ajun Komisaris Besar Hadi Wicaksono, Selasa, 14 Maret 2017.

    Hadi mengatakan peristiwa terjadi pada Senin sore, 13 Maret 2017, pukul 15.35. Ketika itu kedua korban bermain di laut sekitar 250 meter dari bibir pantai. Tidak berapa lama, korban berteriak meminta tolong. Teriakan korban terdengar oleh tiga orang nelayan yang tengah menjaring ikan di tepi pantai, yaitu Herman, Syam, dan Ijal.

    Ketiga nelayan tersebut berusaha memberikan pertolongan dengan mengejar kedua korban yang berada di tengah laut. Namun, karena posisi kedua korban sudah terlalu jauh, para nelayan tidak sanggup mengejar korban. Terlebih ketiga nelayan yang berusaha menolong tersebut tidak menggunakan sampan. 

    "Waktu saksi melihat, korban mengangkat anak korban dan berteriak minta tolong. Tidak lama kemudian, korban sudah tidak tampak lagi," ujar Hadi. 

    Ketiga nelayan tersebut kemudian bergegas meminta pertolongan masyarakat lainnya. Hingga kini Tim Basarnas dan Personel Satuan Polisi Perairan dibantu masyarakat tengah berusaha melakukan pencarian korban. Namun kedua korban belum ditemukan. 

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.