Lagi, Aksi 'Klithih' Tewaskan Pelajar di Yogyakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 123rf.com

    123rf.com

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Aksi brutal klithih, tindak kriminalitas anak-anak remaja, kembali memakan korban. Siswa Sekolah menengah Pertama (SMP) tewas akibat sabetan senjata tajam, Ahad dini hari, 12 Maret 2017. 

    Ilham Bayu Fajar, siswa melas IX SMP Piri Yogyakarta, warga Banguntapan Bantul, menjadi korban aksi klithih di sekitar Timoho, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Ia tewas setelah dibawa ke rumah sakit. "Kejadiannya sekitar pukul 01.00 WIB," kata Kepala Kepolisian Sektor Umbulharjo, Yogyakarta Komisaris Bayu Hendarto, Minggu, 12 Maret 2017.

    Baca juga: Geng di Sekolah Marak, Yogyakarta Darurat Klithih

    Aksi klithih itu berawal saat korban bersama kakaknya sehabis pulang dari nongkrong di Jalan Adi Sucipto. Ketika melintas di perempatan Stadion Mandala Krida Yogyakarta, mereka bertemu rombongan pesepeda motor. Karena merasa takut, keduanya menuju ke arah timur atau ke arah Timoho.

    Justru rombongan pesepeda motor itu mengejar korban. Sesampainya di Timoho korban ditebas dengan senjata tajam. Ilham mengalami luka di di bagian dada dan dilarikan ke rumah sakit. 

    Kakak korban, Fernando Suryo Pangestu, 19 tahun, tidak mengalami luka. Saat berpapasan dengan rombongan pesepeda motor itu, keduanya terpisah dari teman-temannya. Ujungnya, mereka dikejar dan ditebas dengan senjata tajam. "Teman-teman korban lari menuju ke selatan, korban ke timur," kata dia.

    Ternyata pelaku yang mengendarai motor Kawasaki KLX dan 2 sepeda motor matic mengejar korban. Setelah menebas dengan senjata tajam, pelaku langsung kabur.

    Sebelum pembacokan, korban dipepet dengan tiga kendaraan roda dua itu. Tiba-tiba senjata tajam diarahkan ke dada korban. Warga yang masih terjaga menolong korban ke Rumah Sakit Hidayatullah Yogyakarta.  "Karena lukanya serius, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Sardjito," kata Bayu. 

    Namun, setelah dirawat beberapa saat di Sardjito, nyawa korban tidak tertolong. Polisi tengah mengusut kasus ini dengan mencari dan menanyai saksi-saksi, juga olah tempat kejadian perkara. 

    Aksi klithih yang menelan korban hingga tewas sebelumnya juga terjadi di Bantul. Penyerangan terjadi di Selopamioro, Imogiri, Bantul pada Senin, 12 Desember 2016. Aksi itu mengakibatan tujuh siswa luka. Satu di antaranya tewas karena tertusuk senjata tajam mengenai perut tembus ke ginjal. Yaitu Adnan Wirawan Ardiyanta, 16 tahun, siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah Satu Yogyakarta. Sembilan pelajar ditangkap dan sudah divonis di pengadilan.

    MUH SYAIFULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.