Ke Afrika Selatan, Wali Kota Risma Tak Menjadi Jurkam Ahok-Djarot

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kedua kiri) bersama Dirjen Kerja Sama ASEAN (KSA) Kemenlu Jose Tavares (kedua kanan), Dubes Korsel untuk ASEAN Suh Jeong-In (kiri) dan Graduate School of International and Area Studies of Hankuk of Foreign Studies Soe Jeongmin (kanan) saat pembukaan East Asia Summit Regional Seminar di Surabaya, Jawa 5 Deember 2016. Seminar ini bertajuk Capacity Building to Prevent and Counter Violent Extremism. ANTARA/Zabur Karuru

TEMPO.CO, Jakarta - Sempat disebut berpartisipasi dalam kampanye pemenangan pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat, pemerintah kota Surabaya menyatakan bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak  turut serta.

Risma--panggilan karibnya, disibukkan dengan berbagai agenda pemerintahan sejak Senin, 7 Maret lalu baik di Kota Pahlawan maupun di Jakarta.

Baca : Dukung Ahok di Putaran Kedua, PDIP Kerahkan Kader di Daerah

"Tidak. Ibu (Risma) ke Jakarta tidak dalam rangka ikut kampanye," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Muhammad Fikser kepada Tempo, Sabtu, 11 Maret 2017.

Fikser mengatakan, Risma enggan menanggapi pertanyaan seputar agenda politik Pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua tersebut. Kader PDI Perjuangan itu pergi ke Jakarta untuk urusan pemerintahan Kota Surabaya.

Rinciannya, Senin, 6 Maret 2017 Risma diminta menjadi narasumber di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Daerah Kementerian Keuangan untuk berbagi pengalaman bagaimana pemerintah kota Surabaya mengelola keuangannya. Selasa, 7 Maret 2017, ia menyambut kunjungan Kepala Biro Pengkajian dan Strategi SDM Polri Brigjen Pol Eko Indra Heri yang tengah belajar menata sumber daya manusia.

Sedangkan pada Rabu, 8 Maret 2017, perempuan 55 tahun itu mengunjungi Kejaksaan Agung RI, khususnya bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Ia meminta pendapat hukum sejumlah perkara gugatan pihak ketiga terhadap aset-aset pemkot Surabaya.

Berikutnya pada Kamis, 9 Maret 2017 dan Jumat, 10 Maret 2017, Risma berada di Surabaya karena memiliki banyak jadwal audiensi tertutup. "Jadi tidak ke Jakarta untuk kampanye," ucap Fikser.

Sebaliknya, Risma bersiap terbang ke Johannesburg, Afrika Selatan pada Sabtu 11 Maret 2017. Ia dijadwalkan menghadiri sekaligus menjadi pembicara di ajang Startup Nation Summit 2017. "Ibu bakal di sana (Afrika Selatan) selama sepekan," tuturnya.

Simak pula : Jokowi Terima SBY di Istana Negara, PDIP: Kami Dukung Penuh

Konferensi internasional tersebut dihadiri oleh CEO dari berbagai perusahaan berbasis internet seperti Intel, Facebook, Instagram, dan Google. Risma berencana menggunakan acara itu untuk menarik perhatian para pengusaha Silicon Valley serta dunia agar menyokong Surabaya sebagai kota startup digital Indonesia.

"Aku di konferensi itu jadi salah satu pembicara, makanya aku akan menarik mereka untuk 2018. Seluruh dunia aku tarik ke Surabaya, biar mereka yakin Kampus Google dibangun di sini," tutur Risma pada 22 Februari silam.

Sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mengerahkan para kader dari berbagai daerah untuk membantu pemenangan pasangan Ahok-Djarot yang akan bertarung lagi dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta putaran kedua. Sejumlah kepala daerah dari PDIP juga disebut akan ikut diturunkan untuk membantu Ahok-Djarot melawan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Beberapa nama yang disebut akan ikut membantu pilkada DKI di antaranya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo. Dalam catatan PDIP, keduanya termasuk juru kampanye pilkada 2017.

Selain mengerahkan kader yang menjadi kepala daerah, partai mengarahkan anggota DPR dan DPRD dari daerah melaksanakan hal yang sama. Para kader dari daerah itu diharapkan bisa merangkul warga DKI yang heterogen dan berasal dari semua daerah di Indonesia.

ARTIKA RACHMI FARMITA






Selain Uang dan Sembako, Mensos Siapkan Layanan Psikolog untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

14 jam lalu

Selain Uang dan Sembako, Mensos Siapkan Layanan Psikolog untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Menteri Sosial, Tri Rismaharini menyalurkan santunan berupa uang Rp15 juta per korban dan paket sembako pada 125 ahli waris tragedi Kanjuruhan


Megawati Perintahkan Tiga Pilar PDIP Bantu Korban Insiden Kanjuruhan

1 hari lalu

Megawati Perintahkan Tiga Pilar PDIP Bantu Korban Insiden Kanjuruhan

Tiga pilar harus bertakziah dan memberi bantuan kepada keluarga korban.


Persiapan Piala Dunia U-20 2023, Ini yang Diminta FIFA Soal Rumput di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya

9 hari lalu

Persiapan Piala Dunia U-20 2023, Ini yang Diminta FIFA Soal Rumput di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya

Perwakilan FIFA kembali melakukan pengecekan persiapan Piala Dunia U-20 2023, salah satunya dengan inspeksi ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.


Calon Gubernur DKI 2024, Survei: Risma Kalahkan Anies Baswedan, Ada Gibran dan Grace Natalie

9 hari lalu

Calon Gubernur DKI 2024, Survei: Risma Kalahkan Anies Baswedan, Ada Gibran dan Grace Natalie

NSN mengungkapkan, mantan Ketua Umum PSI Grace Natalie masuk bursa Calon Gubernur DKI Jakarta untuk Pemilihan Gubernur 2024.


Cegah Genangan, Pemkot Surabaya Bangun 55 Titik Sodetan

11 hari lalu

Cegah Genangan, Pemkot Surabaya Bangun 55 Titik Sodetan

Sodetan atau crossing di berbagai lokasi ditargetkan rampung pada November mendatang.


KSP Bantah Ada Pemotongan BLT BBM di Desa Cikakak Brebes

11 hari lalu

KSP Bantah Ada Pemotongan BLT BBM di Desa Cikakak Brebes

Kantor Staf Presiden atau KSP membantah ada pemotongan Bantuan Langsung Tunai Badan Bakar Minyak atau BLT BBM di Desa Cikakak, kabupaten Brebes


Kya-kya Kembali Jadi Alternatif Wisata Malam di Kota Surabaya

17 hari lalu

Kya-kya Kembali Jadi Alternatif Wisata Malam di Kota Surabaya

Setelah bertahun-tahun mati suri, kini Wisata Kya-kya Surabaya atau Wisata Pecinan Kembang Jepun yang ada di Jalan Kembang Jepun Surabaya itu kembali hidup. #InfoTempo


Ribuan Panti Rehabilitasi Disabilitas Psikososial Tidak Memiliki Izin Pengumpulan Uang dan Barang

30 hari lalu

Ribuan Panti Rehabilitasi Disabilitas Psikososial Tidak Memiliki Izin Pengumpulan Uang dan Barang

Terdapat ribuan panti rehabilitasi penyandang disabilitas psikososial yang memungut PUB tanpa izin, berkisar Rp 2 - 3 juta per difabel.


Pemerintah Gelontorkan Bantuan Langsung Tunai Sebelum Naikkan Harga BBM Bersubsidi

36 hari lalu

Pemerintah Gelontorkan Bantuan Langsung Tunai Sebelum Naikkan Harga BBM Bersubsidi

Mensos menyatakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan mulai disalurkan pada bulan depan.


Mensos Risma: Tidak Boleh Ada Lagi Pasien ODGJ yang Dipasung

40 hari lalu

Mensos Risma: Tidak Boleh Ada Lagi Pasien ODGJ yang Dipasung

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan tidak boleh lagi ada pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dipasung karena melanggar hak asasi manusia