Polda Papua Barat Tangkap Penumpang Kapal Pembawa Ganja Kering

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukan barang bukti ganja yang akan dimusnahkan, berbentuk paket ganja kering. Jakarta, 11 Maret 2015. TEMPO/Dasril Roszandi

    Petugas menunjukan barang bukti ganja yang akan dimusnahkan, berbentuk paket ganja kering. Jakarta, 11 Maret 2015. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Manokwari - Aparat Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Papua Barat menangkap dua pria pembawa ganja kering sebanyak 1,98 kilogram di atas Kapal Motor Ciremai. Kapal tersebut singgah di pelabuhan laut Manokwari, Jumat kemarin. Keduanya langsung digiring ke Markas Polda Papua Barat bersama barang buktinya.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat Ajun Komisaris Besar Hari Supriono membenarkan penangkapan dua pelaku bernama Fredrik Anofa Ik, 23 tahun, dan Yosef Kambodo, 19 tahun, oleh tim Direktorat Reserse Narkoba. "Saat ini keduanya sudah ditahan, untuk proses lebih lanjut," ujar Hari saat dihubungi Sabtu, 11 Maret 2017.

    Baca: Hindari Kriminalisasi, ICW Dorong KPK Minta Dukungan Presiden

    Menurut Hari, dari hasil interogasi awal diketahui bahwa  Fredrik Anofa yang beralamat di Jalan Reremi KPR Jalur II Manokwari membawa satu karung kecil ganja kering dan 13 bungkus plastik bening ukuran besar juga berisi ganja kering. Berat keseluruhan ganja kering yang dibawa Fredrik, kata Hari, 1.019,5 gram.

    Sedangkan Yosef Kambodo Ik, warga  Jalan Klademak I Sorong terbukti membawa dua bungkus plastik bening ukuran sedang berisi ganja kering seberat 20,48 gram dan plastik klip kosong sebanyak 79 lembar.

    Simak: Empat Pendaki Hilang di Gunung Mekongga

    Hari berujar penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda masih melakukan pengembangan untuk memastikan jaringan mereka selama ini di Manokwari dan Sorong termasuk peran mereka dalam jaringan ini. Berdasarkan dugaan sementara polisi, ganja kering  tersebut diperoleh pelaku dari Papua Nugini melalui Jayapura.

    HANS ARNOLD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.