Ini Sebab Semua Objek Wisata di Bukittinggi Digratiskan Hari Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan menikmati objek wisata Jam Gadang, di Bukittinggi, Sumatera Barat, 28 Desember 2016. Jam Gadang dan objek wisata di sekitarnya masih menjadi destinasi favorit warga dalam dan luar kota untuk menghabiskan masa liburan tahun baru. ANTARA/Iggoy el Fitra

    Wisatawan menikmati objek wisata Jam Gadang, di Bukittinggi, Sumatera Barat, 28 Desember 2016. Jam Gadang dan objek wisata di sekitarnya masih menjadi destinasi favorit warga dalam dan luar kota untuk menghabiskan masa liburan tahun baru. ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Padang - Pemerintah Kota Bukittinggi memanjakan wisatawan yang berkunjung ke Kota Bukittinggi pada Sabtu, 11 Maret 2017. Mereka bisa menikmati seluruh objek wisata di kota tersebut secara gratis.

    Masuk gratis ke seluruh objek wisata di Bukittinggi itu, diberlakukan bertepatan dengan hari ulang tahun ke-33 pencanangan Bukittinggi sebagai Kota Wisata yang jatuh pada Sabtu, 11 Maret 2017.

    "Benar. Tiket masuk ke seluruh tempat wisata kami gratiskan," ujar Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias kepada Tempo, Sabtu, 11 Maret 2017.

    Baca juga: Guyonan Turis Arab Saudi Hebohkan Bandara Ngurah Rai

    Kata Ramlan, masyarakat diberi kesempatan untuk masuk seluruh objek wisata tanpa bayar. Agar mereka merasakan Bukittinggi sebagai Kota Wisata.

    Wisatawan bisa memasuki Panorama Ngarai dengan gratis. Menikmati keindahan Ngarai Sianok di bawah pepohonan nan rindang dan sejuk. Di kawasan itu mereka juga disuguhkan dengan wisata sejarah dengan memasuki Lubang Jepang.

    Masyarakat juga bisa melihat benteng peninggalan Belanda, Fort de Kock yang didirikan pada tahun 1825. Benteng ini digunakan tentara Belanda untuk bertahan saat Perang Paderi. Benteng ini juga menyambung ke Taman Margasatwa Budaya Kinantan.

    Simak pula: MUI Dukung Wisata Syariah Pulau Santen Banyuwangi

    Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi Emil Anwar mengatakan, pengunjung bisa menikmati keindahan dan pesona wisata yang selama ini berbayar di Bukittinggi, dengan gratis pada 11 Maret 2017 ini. Seperti, Taman Panorama Lubang Jepang, Benteng Fort de Kocok, Rumah Adat nan Baanjuang, dan Taman Margasatwa.

    Tepat 33 tahun yang lalu, kata Emil, Kota Bukittinggi ditetapkan sebagai Kota Wisata oleh Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Yopp Ave. Kini Pemerintah Kota Bukittinggi ingin membangun Sapta Pesoan berbasis masyarkaat.

    "Sehingga kami berharap masyarkaat bisa mempromisikan objek wisata di Bukittinggi kepada lingkungan keluarganya dan taman-temannya. Mereka juga bisa mempromosikan melalui media sosial," ujarnya, Sabtu, 11 Maret 2017.

    Lihat juga: Kementerian Pariwisata Sasar Turis Cina Berkantong Tebal

    Emil optimistis tingkat kunjungan akan tinggi. Sebab, dari surveinya terhadap sejumlah warga Bukittinggi, ternyata masih banyak warga yang sudah lama tak mengunjungi objek wisata. Masyarkaat juga mengapresiasi digratiskannya tiket masuk objek wisata tersebut.

    Apalagi saat ini, kata dia, pengelolaannya sudah diserahkan kepada pihak ketiga. Sehingga fasilitas layanan umum ditingkatkan, terutama kebersihan dan kenyaman pengunjung. "Ini menjadi daya tarik dan pasti akan disebar luaskan pengunjung," ujarnya

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.