Perempuan Ini Hadiahi Raja Salman Kemeja Batik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pagar bambu dibangun untuk membatasi kawasan pribadi di Hotel St Regis, Nusa Dua, tempat Raja Salman dan rombongannya menginap selama di Bali, 2 Maret 2017. REUTERS/Nyimas Laula

    Pagar bambu dibangun untuk membatasi kawasan pribadi di Hotel St Regis, Nusa Dua, tempat Raja Salman dan rombongannya menginap selama di Bali, 2 Maret 2017. REUTERS/Nyimas Laula

    TEMPO.CO, Bali - Kedatangan rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud saat salat Jumat di Masjid Agung Ibnu Batutah, kawasan Puja Mandala, Bali, menyedot perhatian masyarakat. Banyak yang berebut swafoto. Salah satu perempuan bernama Ana memberikan bingkisan ke dalam mobil Alphard yang berisi tiga orang rombongan Raja Salman.

    Bingkisan tersebut berupa dua kantong plastik berisi tiga kaos warna putih bertuliskan Puja Mandala, serta tiga kemeja motif batik. Ana adalah salah satu pedagang di kawasan Puja Mandala.

    Baca juga: Raja Salman di Bali, Ada yang Mengajukan Proposal Dana Masjid

    "Kaos produk sendiri. Awalnya enggak ada niat itu (memberikan), tadi mendadak ada yang menyarankan saya," kata dia saat ditemui, Jumat, 10 Maret 2017. "Kaos dan batik itu dibuat di Pekalongan," tuturnya.

    Salah satu rombongan Kerajaan Arab itu menerima bingkisan itu. Kemudian, mereka terlihat sibuk menghitung uang di dalam mobil. Tak lama sebelum jendela mobil ditutup, pria yang mengenakan kaos warna biru itu memberikan sejumlah uang untuk Ana. Namun, Ana menolak menyebutkan jumlah uang yang diberi rombongan Raja Salman itu.


    Simak: 5 Keunikan Kiswah Ka'Bah Raja Salman yang Dipajang di Istiqlal

    Di lokasi sedikitnya ada delapan mobil terdiri atas Mercy dan Alphard yang membawa rombongan Raja Salman. Rata-rata mereka berpakaian kasual yakni celana jeans dan kaos. Satu mobil, ada yang membawa satu orang, dan ada juga yang tiga orang.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.