Kader Diduga Terjerat Kasus E-KTP, Setya Novanto Bantah Golkar Retak  

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Konferensi pers respon Partai Golkar terhadap hasil Pilkada serentak 2017, dipimpin oleh Sekjen Partai Golkar Idrus Marham dan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, di kantor DPP Partai Golkar, Kemanggisan, Jakarta, Jumat, 17 Februari 2017. Tempo/Ghoida Rahmah

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golongan Karya Setya Novanto mengatakan, meski namanya disebut dalam dakwaan dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, itu tidak akan berpengaruh terhadap kesolidan Golkar. Menurut dia, tidak ada perpecahan di tubuh Golkar.

Dalam pidatonya di hadapan peserta rapat Koordinasi Teknis Partai Golkar, Setya membantah menerima duit dalam proyek itu. Bahkan ia bersumpah dengan membawa nama Tuhan.

Menurut dia, hal ini sebagai penjelasan kepada para kadernya bahwa tidak ada uang yang mengalir, baik ke partai maupun dia. "Itu sebenarnya intinya," katanya di Red Top Hotel, Pecenongan, Jakarta, Kamis, 9 Maret 2017.

Baca: Yorrys Raweyai Khawatir Kasus E-KTP Ganggu Elektabilitas Partai Golkar

Ia berharap partainya tetap kuat serta solid meski isu ini jadi perbincangan publik dan semua kader Golkar di Indonesia. "Inilah godaan-godaan kita. Jangan berkecil hati," ucapnya.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta hari ini membacakan dakwaan dua tersangka kasus e-KTP, yaitu mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Sugiharto. Dalam dakwaan disebutkan bahwa Setya menerima Rp 574,2 miliar.

Selain Setya, beberapa nama anggota Fraksi Partai Golkar yang diduga menerima kucuran duit proyek e-KTP, yaitu Chairuman Harahap, Agun Gunanjar, dan Markus Nari.

Simak: Ini Daftar Nama Terduga Penerima Duit Korupsi Proyek E-KTP

Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid menuturkan partainya akan memberikan sanksi kepada kader yang terlibat korupsi proyek e-KTP. Tapi sanksi itu menunggu keputusan pengadilan yang inkracht.

Ia mengatakan, saat ini, belum ada bukti terkait dengan nama-nama kader Golkar yang diduga terlibat korupsi proyek itu. "Saat ini, kan, masih praduga tak bersalah," ucapnya.

Pihaknya tidak mau berasumsi terkait dengan dugaan keterlibatan kader-kader Golkar. "Hukum itu bicara fakta," ujarnya.

AHMAD FAIZ

Video Terkait:
Sidang Perdana E-KTP, Terdakwa Terima Dakwaan Jaksa

Berkas Kasus Korupsi Pengadaan e-KTP Siap Disidang
Terkait Kasus E-KTP, Anggota DPR Ade Komarudin Diperiksa KPK
Anas Urbaningrum Diperiksa KPK Terkait Proyek E-KTP






Pertemuan Puan Maharani dan Airlangga Diperkirakan Digelar Sabtu Ini

5 jam lalu

Pertemuan Puan Maharani dan Airlangga Diperkirakan Digelar Sabtu Ini

Sebelumnya Puan Maharani telah sowan ke Partai NasDem, Partai Gerindra, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

6 hari lalu

Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan partainya terbuka jika Ridwan Kamil ingin bergabung. Tapi semua tergantung Ridwan Kamil sendiri.


Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

21 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


PSI Sambangi Golkar, Mau Merapat ke KIB?

42 hari lalu

PSI Sambangi Golkar, Mau Merapat ke KIB?

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha menyambangi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor Partai Golkar, Slipi.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

55 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


KPK Beri Pembekalan Antikorupsi bagi Kader Golkar

28 Juni 2022

KPK Beri Pembekalan Antikorupsi bagi Kader Golkar

KPK akan menyampaikan materi tentang antikorupsi kepada kader Partai Golkar dalam kegiatan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet 15 Juni, Prabowo Dikabarkan Menemui Jokowi

14 Juni 2022

Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet 15 Juni, Prabowo Dikabarkan Menemui Jokowi

Di tengah kencangnya isu reshuffle kabinet, Prabowo dikabarkan menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan.


Tanggapi Elit PDIP, Projo: Kami Bukan Underbouw Parpol Mana pun

8 Juni 2022

Tanggapi Elit PDIP, Projo: Kami Bukan Underbouw Parpol Mana pun

Projo menanggapi komentar sejumlah politikus PDIP soal manuver mereka merapat ke Koalisi Indonesia Bersatu.