Deddy Mizwar Terima Honorary Police

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Police Award dan Honorary Police merupakan bentuk kehormatan dan penghargaan tertinggi dari institusi Polri.

    Police Award dan Honorary Police merupakan bentuk kehormatan dan penghargaan tertinggi dari institusi Polri.

    INFO JABAR - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meraih penghargaan Honorary Police dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat. Penghargaan ini diberikan atas jasa Deddy bekerja sama dan berpartisipasi mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

    Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderak Anton Charliyan memberikan penghargaan tersebut dalam upacara Police Award dan Honorary Police di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis pagi, 9 Mare 2017. Selain kepada Deddy, penghargaan diberikan kepada anggota polisi dan tokoh masyarakat.

    Penghargaan tersebut berdasarkan pada Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Nomor Kep. 240/III/2017 tentang pemberian Honorary Police kepada pimpinan TNI, tokoh pemerintah, dan tokoh masyarakat.

    Deddy Mizwar mengucapkan terima kasih kepada Polri atas penghargaan yang diberikan kepadanya. Menurut dia, bangsa ini membutuhkan sosok figur untuk memotivasi masyarakat agar situasi keamanan tetap kondusif dan menjadi inspirasi agar masyarakat bisa melakukan hal-hal positif. Penghargaan ini bisa menjadi modal sosial bagi pembangunan masa depan Jawa Barat. “Ini sesuatu yang sangat positif yang harus terus0menerus dilakukan dan dibudayakan,” ujarnya.

    Police Award dan Honorary Police ini merupakan bentuk kehormatan dan penghargaan tertinggi dari institusi Polri dan pertama kalinya digelar. Penghargaan ini diberikan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) atas dedikasi masyarakat yang berprestasi dan memberikan kontribusi positif terhadap Polri.

    Anton Charliyan, dalam amanatnya, mengatakan saat ini Polri ingin membangun kepercayaan masyarakat yang lebih. Salah satu caranya melalui figur atau tokoh. “Makanya dalam membangun kepercayaan ini Polri ingin punya figur. Ternyata di Jawa Barat juga banyak figur yang bisa kita contoh,” katanya.

    Menurut Anton, penghargaan honorary ini diberikan untuk semakin merekatkan rasa kekeluargaan di antara institusi polisi dengan institusi lain, juga masyarakat. “Honorary Police kami anggap sebagai sebuah keluarga besar kami, figur kami. Jadi sekarang rumah bapak, kantor bapak, tambah satu, yaitu kantor polisi. Jadi bapak tidak usah segan-segan, kapan pun di mana pun, semua kantor polisi yang ada di Jawa Barat adalah rumah bapak, kantor bapak,” tuturnya.

    Tokoh lain yang mendapatkan Honorary Police adalah Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Muhammad Herindra, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Setia Untung Arimuladi, Kepala Pengadilan Tinggi Jawa Barat Arwan Byrin, Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, PRA. Arif Natadiningrat (Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon), KH Abdullah Gymnastiar (tokoh agama), dan Desy Ratnasari (anggota DPR RI).

    Pelajar SMA Negeri 6, Syafii Urhikman dan Lupy Muhamadtollah, juga mendapat penghargaan atas keberanian mereka membantu kepolisian menangkap pelaku teror bom panci di Cicendo, Bandung. Termasuk Iwan Lamintang atau Abah Iwan (saksi mata teror bom Cicendo Bandung) dan 35 personel Polri Daerah Jawa Barat yang berprestasi dalam penanganan kasus bom panci di Taman Pendawa, Cicendo, Kota Bandung.

    “Semoga Police Award ini semakin meningkatkan disiplin dan aktivitas kinerja yang lebih baik. Jangan sampai setelah mendapatkan Police Award nanti malah melempem,” kata Anton.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.