Pedang Emas Hadiah Arab Saudi Diributkan, Retno: Buat Kementerian Luar Negeri

Reporter

Editor

dewisuci

Menteri Luar Negeri Retno LP. Marsudi menjawab pertanyaan wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, 22 Agustus 2016. Tempo/Rezki Alvionitasari.

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi akhirnya angkat bicara ihwal pedang emas pemberian Kerajaan Arab Saudi yang dipermasalahkan. Ia menegaskan, pedang tersebut tidak untuk diberikan kepadanya, tapi kepada Kementerian Luar Negeri.

"Pedang itu diberikan kepada Kementerian Luar Negeri, bukan diberikan kepada Retno Marsudi," ujar Menteri Retno di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Maret 2017.

Baca juga: Dapat Hadiah Pedang dari Raja Arab, Kapolri Laporan ke KPK

Dalam situs Kementerian Luar Negeri, Retno tampak menerima sebilah pedang dari Duta Besar Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi pada 13 Januari 2017. Pedang sepanjang 1 meter itu berwarna perak dan dibungkus warna keemasan.

Belakangan, pemberian pedang itu menimbulkan kecurigaan. Beberapa pihak beranggapan, pemberian pedang tersebut adalah bentuk hadiah atau gratifikasi kepadanya. Sejumlah pihak meminta Retno segera melaporkan "hadiah" itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

Retno menuturkan pedang yang dianggap hadiah itu tidak berada di ruang pribadinya. Sejak diserahterimakan, pedang itu sudah ia berikan kepada Inspektorat Jenderal untuk ditindaklanjuti. Menurut Retno, pemberian pedang merupakan bentuk persahabatan Arab Saudi dan Indonesia, bukan hadiah secara pribadi.

Simak: Raja Salman Betah di Bali, Liburan Diperpanjang 3 Hari

Kabar terakhir yang ia tahu, anak buahnya tengah menindaklanjuti peruntukan pedang itu. Retno mengaku belum tahu, apakah pedang itu akan dicatat sebagai benda milik negara atau hadiah.

Ditanyai apakah akan melaporkan pemberian pedang itu ke KPK, Retno belum dapat memastikannya. "Kalau, misalnya, akan saya sembunyikan, ya enggak bakal dipotret, kan. Kalau dipotret, kan, ada buktinya," ucapnya.

Selain memberikan pedang kepada Kementerian Luar Negeri, Kerajaan Arab Saudi diketahui memberi benda serupa kepada Kepolisian RI melalui Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian. Kemarin Polri telah melaporkan pemberian pedang tersebut ke KPK untuk ditindaklanjuti.

ISTMAN M.P.







KPK Konfirmasi Direktur Asia Cargo Airlines Soal Penyewaan Jet Pribadi oleh Lukas Enembe

17 jam lalu

KPK Konfirmasi Direktur Asia Cargo Airlines Soal Penyewaan Jet Pribadi oleh Lukas Enembe

KPK memeriksa Direktur Asia Cargo Airlines Revy Dian Permata Sari sebagai saksi soal penyewaan jet pribadi oleh Gubernur Lukas Enembe


ICW Desak KPK Ultimatum Jemput Paksa Lukas Enembe, Bagaimana Mekanisme Berdasarkan KUHAP?

1 hari lalu

ICW Desak KPK Ultimatum Jemput Paksa Lukas Enembe, Bagaimana Mekanisme Berdasarkan KUHAP?

Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap Rp 1 miliar. Mangkir dua kali pemanggilan, haruskah dengan jemput paksa?


KPK Kembali Panggil Lukas Enembe Hari Ini

3 hari lalu

KPK Kembali Panggil Lukas Enembe Hari Ini

Hari ini KPK memanggil Gubernur Papua Lukas Enembe untuk dilakukan pemeriksaan dalam kasus gratifikasi senilai Rp 1 miliar.


Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

3 hari lalu

Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

Indonesia dilaporkan mengirim delegasi ke Israel untuk menggelar pertemuan rahasia. Kemenlu RI membantah.


Gonjang ganjing Mahfud MD Soroti Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Apa Masalahnya?

3 hari lalu

Gonjang ganjing Mahfud MD Soroti Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Apa Masalahnya?

Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan dana Otsus Papua sejak 2001 yang dikeluarkan pemerintah mencapai angka Rp 1.000 triliun. Apa masalahnya?


Kementerian Luar Negeri : Tak Ada Normalisasi Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

6 hari lalu

Kementerian Luar Negeri : Tak Ada Normalisasi Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

Sebelumnya, Indonesia dilaporkan media Israel mengirim delegasi ke Negeri Bintang Daud untuk menggelar pertemuan rahasia.


Kementerian Luar Negeri Waswas dengan Perkembangan Perang Ukraina

6 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Waswas dengan Perkembangan Perang Ukraina

Kementerian Luar Negeri RI berharap konflik antara Rusia dan Ukraina bisa mencapai satu solusi.


KPK Jadwalkan Pemeriksaan Lukas Enembe Senin, 26 September 2022

6 hari lalu

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Lukas Enembe Senin, 26 September 2022

KPK telah melayangkan surat panggilan kedua untuk Gubernur Papua Lukas Enembe. Pemeriksaan Lukas akan dilakukan pada pekan depan, 26 September 2022.


Gubernur Papua Lukas Enembe Pernah Usulkan Pemekaran Papua Jadi Tujuh Provinsi

7 hari lalu

Gubernur Papua Lukas Enembe Pernah Usulkan Pemekaran Papua Jadi Tujuh Provinsi

Gubernur Papua Lukas Enembe mengusulkan pemekaran Papua menjadi tujuh provinsi, menurutnya sekaligus sesuai dengan jumlah wilayah adat di Papua.


Deretan Fakta Lukas Enembe, Gubernur Papua Tersangka Korupsi 1 Miliar

9 hari lalu

Deretan Fakta Lukas Enembe, Gubernur Papua Tersangka Korupsi 1 Miliar

Lukas Enembe sudah beberapa kali terjerat kasus korupsi sebelumnya. Berikut deretan fakta tentang Gubernur Papua ini.